Berita

Pramono anung/net

Pramono Anung Yakin Kepemimpinan Willy-Wahyudi Bawa Kemajuan Kalteng‎ ‎

SABTU, 24 OKTOBER 2015 | 12:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Rakyat Kalimantan Tengah (Kalteng) diyakini akan memberikan dukungan kuat pada Willy M. Yosef dan Wahyudi K Anwar, pasangan yang diusung PDI Perjuangan, dalam Pilkada Gubernur Kalteng yang akan digelar pada 9 Desember 2015.

‎"Saya mengenal baik Willy M. Yosef ketika dia menjadi Bupati Murung Raya maupun saat menjadi anggota DPR RI. Willy sangat visioner dan tahu yang terbaik untuk Kalteng," kata kader senior PDI Perjuangan, Pramono Anung, dalam keterangan di Jakarta (Jumat, 24/10).

‎Pramano Anung pun mengakui bagaimana Willy rajin menghubunginya terkait dengan bencana asap di Kalteng. Beberapa kali Willy menanyakan kepada Pramono, kapan Presiden bisa hadir terkait dengan bencana asap di Kalteng.  

Bahkan secara khusus Willy sampai mengusulkan pentingnya membuka diri terhadap bantuan negara lain untuk ikut mengatasi bencana asap tersebut," ujar Sekretaris Kabinet itu.  

Pramono menambahkan, perhatian Willy dan Wahyudi terhadap upaya pencegahan bencana asap di Kalteng agar tidak terjadi lagi pun sangat besar.  Ketika Presiden Jokowi ke Kalteng, Willy dengan fasih menyampaikan kepada Presiden titik-titik rawan bencana asap tersebut dan usulan bagaimana mengatasai hal tersebut.‎  

Atas pengalaman bersama dengan Willy tersebut, Pramono Anung percaya bahwa kepemimpinan Willy dan Wahyudi memiliki kepekaan tinggi atas persoalan yang dihadapi masyarakat Kalteng.  

"Kepemimpinan yang seperti Willy inilah yang diperlukan masyarakat Kalteng," ucap Pramono.  

Untuk diketahui, akhir Agustus lalu, KPUD Kalteng menetapakan tiga pasangan yang memenuhi syarat untuk bertarung di pilkada mendatang yakni pasangan Willy M. Yosef dan Wahyudi K Anwar, Ujang Iskandar- Jawawi serta Sugianto Sabran-Habib Ismail.‎ [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya