Berita

Politik

80 Persen Dana Desa Sudah Masuk Kas Kabupaten/Kota

JUMAT, 23 OKTOBER 2015 | 22:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Lebih dari 80% dana desa telah disalurkan dari APBN ke kas Kabupaten/kota untuk diteruskan ke rekening desa-desa.

Dari Rp 20,66 triliun dana desa yang dialokasikan dalam APBN 2015, dana yang sudah ditransfer sebanyak Rp 16,09 triliun.

Demikian disampaikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi Marwan Jafar, Jumat (23/10).


"Dana desa sudah on the track. Sisanya 20 persen kita salurkan dalam dua bulan kedepan," ujarnya.

Marwan menegaskan, proses rekap nasional progres penyaluran dana desa terus berjalan positif. Dari 74.093 Desa se-Indonesia, baru 58.804 desa yang telah terdata menerima penyaluran bantuan dana desa atau baru Rp 8,53 triliun setara dengan 53,05% yang telah masuk ke rekening keuangan Desa.

"Kalau tidak terhambat macam-macam lagi, dua bulan ke depan penyaluran dana desa 100% harus sudah masuk ke rekening desa masing-masing," jelas Marwan.

Marwan menjelaskan, hingga 20 Oktober 2015, dari total pagu dana desa dalam APBNP 2015 sebesar Rp 20,76 Triliun, yang telah ditransfer dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) telah mencapai Rp 16,02 Triliun atau sekitar 77,1 persen.

Sementara itu, total dana desa yang sudah ditransfer dari RKUD ke Rekening Kas Umum Desa (RKU Desa) mencapai Rp 9,23 triliun atau mencapai 44,5 persen.

Dari total 71.375 Desa yang dipantau (96,33 dari jumlah Desa nasional),  jumlah desa yang telah memanfaatkan dana desa pada tahap pertama sebanyak 59.542 desa (83,39 persen), tahap kedua sebanyak 21.332 desa (29,88 persen), dan tahap ketiga sebanyak 3.067 desa (4,29 persen).[dem]






Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya