Lebih dari 80% dana desa telah disalurkan dari APBN ke kas Kabupaten/kota untuk diteruskan ke rekening desa-desa.
Dari Rp 20,66 triliun dana desa yang dialokasikan dalam APBN 2015, dana yang sudah ditransfer sebanyak Rp 16,09 triliun.
Demikian disampaikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi Marwan Jafar, Jumat (23/10).
"Dana desa sudah
on the track. Sisanya 20 persen kita salurkan dalam dua bulan kedepan," ujarnya.
Marwan menegaskan, proses rekap nasional progres penyaluran dana desa terus berjalan positif. Dari 74.093 Desa se-Indonesia, baru 58.804 desa yang telah terdata menerima penyaluran bantuan dana desa atau baru Rp 8,53 triliun setara dengan 53,05% yang telah masuk ke rekening keuangan Desa.
"Kalau tidak terhambat macam-macam lagi, dua bulan ke depan penyaluran dana desa 100% harus sudah masuk ke rekening desa masing-masing," jelas Marwan.
Marwan menjelaskan, hingga 20 Oktober 2015, dari total pagu dana desa dalam APBNP 2015 sebesar Rp 20,76 Triliun, yang telah ditransfer dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) telah mencapai Rp 16,02 Triliun atau sekitar 77,1 persen.
Sementara itu, total dana desa yang sudah ditransfer dari RKUD ke Rekening Kas Umum Desa (RKU Desa) mencapai Rp 9,23 triliun atau mencapai 44,5 persen.
Dari total 71.375 Desa yang dipantau (96,33 dari jumlah Desa nasional), jumlah desa yang telah memanfaatkan dana desa pada tahap pertama sebanyak 59.542 desa (83,39 persen), tahap kedua sebanyak 21.332 desa (29,88 persen), dan tahap ketiga sebanyak 3.067 desa (4,29 persen).
[dem]