Berita

hidayat nur wahid/net

Politik

PKS Lebih Setuju Pelaku Peadofilis Dihukum Mati

KAMIS, 22 OKTOBER 2015 | 15:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) menyambut baik Kepres pemberian hukuman tambahan untuk para pelaku kejahatan asusila terhadap anak (peadofilia). Hukuman tersebut berupa tindakan pengebirian saraf libido bagi yang terbukti melakukan tindakan kejahatan tersebut.

"Secara prinsip semangat pemberatan hukuman untuk pelaku peadifolia, saya sepakat," ujar wakil ketua MPR itu di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 22/10).

Menurutnya, kekerasan terhadap anak di bawah umur dan perempuan sudah masuk ke tahap yang sangat mengkhawatirkan. Sudah banyak kejadian yang menimpa anak-anak dan perempuan yang dicabuli, diperkosa hingga dibunuh.


Namun, HNW lebih setuju para pelaku peadofilia sebaiknya dihukum mati. Ia menganalogikan, dalam UU Perlindungan Anak, pelaku kasus narkoba yang melibatkan anak-anak sanksinya bisa dihukum mati. Maka seharusnya pelaku peadofilia yang lebih kejam juga harus dihukum mati.

"Ini (pelaku peadofilia) harus diberlakukan hukuman mati. Presiden bisa buat Perppu atau merevisi UU," ungkap mantan Presiden PKS itu.

Di sisi lain, HNW melihat wacana hukuman mati terhadap pelaku peadofilia tersebut akan mendapat perlawanan keras dari para aktivis HAM.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya