Berita

amin al husseini/net

Amin Al Husseini: Orang Yahudi Kami Lindungi Selama 13 Abad

KAMIS, 22 OKTOBER 2015 | 10:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Lahir di Jerusalem pada 1895, Mohammed Effendi Amin al-Husseini yang dikenal sebagai Mufti Amin Al Husseini meninggal dunia di Lebanon pada 1974.

Dalam sebuah wawancara dengan Majalah Life di tahun 1952, Amin Al Husseini menjelaskan posisi politiknya di tengah pusaran gelora Perang Dunia Kedua yang silam.

Amin Al Husseini menjelaskan, dia melarikan diri dari Palestina yang ketika itu di bawah kekuasaan Inggris ke Eropa.


Ketika melarikan diri ke Eropa, dia bukan lagi pemimpin umat Islam di Palestina. Jabatan Mufti Dewan Tertinggi Muslim dia duduki antara 1922 sampai 1937.

Menurut Amin Al Husseini dalam wawancara itu, dia melarikan diri dari Palestina karena otoritas Inggris dan Prancis ingin menangkap dirinya. Dia terpaksa ke Eropa karena tak mungkin baginya bersembunyi di Irak, Iran atau Turki yang juga dikuasa Inggris.

"Saya harus ke Eropa. Negara mana di Eropa yang bisa saya datangi? Inggris? Prancis? Satu-satunya tempat adalah Jerman," ujarnya.

Setelah sampai di Jerman, menurut laporan National Archieves, seperti dikutip dari CNN, Amin Al Husseini muncul dalam berbagai program propaganda Nazi. Dia juga merekrut pemuda-pemuda Muslim Kroasia untuk bergabung dengan tentara Hitler.

Setelah Perang Dunia Kedua berakhir, Amin Al Husseini pergi ke Swiss, Prancis, lalu Suriah dan akhirnya berhenti di Lebanon.

Dalam wawancara dengan Life itu, Amin Al Husseini mengatakan dia dan sahabat-sahabatnya sesama umat Muslim ketika itu sama sekali tidak pernah punya keinginan untuk memusnahkan Yahudi.

"Pemusnahan Yahudi bukan program kami. Kami sama sekali tidak punya pikiran untuk menghilangkan mereka. Orang Yahudi hidup bersama kami selama 13 abad dan kami melindungi mereka," demikian Amin Al Husseini.

Pernyataan Amin Al Husseini ini kembali diangkat ke permukaan menyusul tudingan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengatakan bahwa pembantaian orang-orang Yahudi di masa Perang Dunia Kedua adalah ide dari Amin Al Husseini, bukan ide Adolf Hitler.

Pernyataan Netanyahu ini telah dikecam sejumlah tokoh dan dianggap hanya mempertajam persoalan di Palestina. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya