Berita

Ratu Felisha/net

Blitz

Ratu Felisha, Tak Disentuh Pacar Sampai April 2016

KAMIS, 22 OKTOBER 2015 | 08:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Status duda sang pacar tertutup background anak pesantren. Merasa adem, Feli tidak disuruh menghapus tatonya.
 
Setahun lagi Ratu Felisha (Feli) akan mendapatkan teman tidur yang halal. Pada April 2016, janda Jules Korsten ini siap menikah dengan Ari Puji­anto, pacarnya sekarang yang berstatus duda dan berprofesi sebagai pengacara.

"Rencananya dia di Masjid Pondok Indah tanggal 24 April," ceplos Feli.


"Pengen buru-buru kewong (kawin) karena udah lima tahun juga jadi janda. Kebetulan udah ketemu jodohnya," sambungnya.

Feli dan Ari akan melak­sanakan momen sakral itu secara sederhana yakni hanya proses ijab-kabul saja. Tidak ada pesta besar-besaran seperti artis-artis kebanyakan. "Masjid aja, nggak perlu party-party. Aku Jawa- Sunda dan dia Jawa-Yogya. Kata dia karena aku Banten, jadi nanti pakai adat Sunda. Berdoa aja mudah-mudahan lancar sampai hari H," beber artis yang melejit berkat sinetron ABG ini.

Mengenai status dudanya Ari, Feli tak mempedulikan. Selain juga seorang janda, ia terkesan dengan Ari sejak pandangan pertama.

"Kalau pacarannya sudah empat bulan ini. Memang di­jodohin. Tante aku bilang nggak usah sama yang bule. Ternyata pas lihat manis. Dia nggak cinta pada pandangan pertama. Dia sabar banget, terus dewasa kayak nggak punya emosi, nga­demin," urai Feli.

Sama-sama pernah gagal membina rumah tangga, ia dan Ari berjanji untuk tak mengu­langi kesalahan yang sama saat menikah nanti.

"Kita sama-sama yang kedua jadi maunya sampai selamanya. Dia nggak peduli, dia nggak tahu aku siapa dan aku senang," paparnya seraya tersenyum.

Bintang film Buruan Cium Gue, Kain Kafan Perawan dan Nakalnya Anak Muda ini me­negaskan, Ari merupakan pria dengan karakter matang yang selalu membuatnya tenang. Se­lain itu ada yang menarik dari background Ari yang dulunya merupakan anak pesantren. Lan­tas apakah calon suaminya itu bakal mempermasalahkan tato yang melekat di tubuh eli?

"Tato kan kenakalan masa muda. Dia nggak nyuruh hapus, aku juga nggak pengen nambah. Biarin aja ntar sampai nenek-nenek disebut nenek funky," jawab Feli apa adanya.

Meski mereka belum lama mengenal, banyak hal yang membuat eli bertekuk lutut pada Ari. Salah satu contoh sikap Ari adalah komitmen yang mem­buat bintang film Satu Kecupan ini tak percaya.

"Dia janji nggak akan nyentuh aku sampai kita nikah nanti. Aduuuh…bayangin mana ada cowok gitu zaman sekarang," imbuhnya.

Bicara lain. Feli ikut mem­berikan semangat dan dukungan kepada sahabatnya, Masayu An­astasia. Dukungan yang diberi­kannya semata-mata karena ikut prihatin atas apa yang menimpa rumahtangga Masayu yang saat ini tengah menjalani proses cerai dengan Lembu.

"Aku tuh panggil dia Ceces. Apapun yang Ceces pikir ter­baik buat hidup Ceces lakuin. Tapi jangan pernah tinggalin Tuhan sama Samara anaknya," ucap Feli.

"Ceces itu solatnya rajin dan dia orang yang setia. Dari dulu saat kita syuting ABG yang 10 tahun lalu, aku kenal dia emang rajin so­lat, setia. Jadi nggak tahu ya kalau cerai salah siapa," katanya.

Selasa lalu merupakan tepat satu tahun Presiden Joko Wido­do memimpin pemerintahan Indonesia. Dan Feli tidak terlalu banyak merasakan adanya pe­rubahan. Bahkan ia lebih senang saat Indonesia dipimpin oleh Soeharto dan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Aku nggak mau terlalu banyak komentar sih soal itu. Tapi aku sih ngerasanya lebih senang zaman dulu ya," ucap Feli. ***

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya