Berita

teten masduki/net

Politik

Satyo Komeng: Teten Masduki Harus Minta Maaf!

APBN Kolaps Gara-gara Freeport Informasi Sesat dan Manipulatif
RABU, 21 OKTOBER 2015 | 18:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki harus meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia.

Pernyataan Teten bahwa APBN akan kolaps jika kontrak Freeport tidak diperpanjang merupakan informasi yang sesat dan manipulatif.

Demikian disampaikan Sekjen Prodem, Satyo Purwanto alias Komeng kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/10).


"Sepertinya Anda bicara masih sebagai aktivis LSM. Anda lupa saat ini menjabat Kepala KSP dan sebagai representasi Presiden. Selain melampaui kewenangan, Anda menyebarluaskan informasi sesat," papar Satyo.

Faktanya, kata Satyo, pendapatan pemerintah dari Freeport hanya 1/4 dari APBN. Itu pun sudah penggabungan deviden, royalti, pajak dan tariff pos pendapatan royalti 1% untuk emas dan 1-3% untuk tembaga. Nilai ini sangat kecil dibanding dengan keuntungan Freeport yang bisa menembus di atas 20 triliun pertahun.

"Pernyataan Anda sangat anti Nawacita dan anti Trisakti. Pernyataan Anda sangat menyakiti rakyat Indonesia khususnya saudara kita diPapua sebagai warga pribumi yang paling berhak menikmati kekayaan alamnya dan sudah banyak berkorban sejak Freeport beroperasi diPapua tahun 1967," tukasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya