Berita

J kristiadi/net

J Kristiadi Puji PDIP yang Buka Rekening Partai

RABU, 21 OKTOBER 2015 | 17:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan menjadi pionir perbaikan kultur parpol di Indonesia yang selama ini terkesan tertutup soal keuangan dan sumber dana operasionalnya. Hal itu bisa dilihat dari keputusan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu untuk membuka rekening partai.‎

"Publik tentu kita bersyukur ada partai yang mau mengumumkan dananya. Harus diakui, PDIP unggul dari partai lain soal keterbukaan ini," kata pengamat politik CSIS, J.Kristiadi, beberapa saat lalu (Rabu, 21/10).‎

‎Namun demikian, ada beberapa catatan yang diingatkan oleh Kristiadi agar bisa dilaksanakan PDIP terkait isu rekening partai dan penggalangan dana itu.‎ Pertama, PDI-P harus bisa memastikan bahwa pelaksanaan rekening partai itu dilakukan secara kredibel. Artinya, datanya bisa diakses publik dari berapa jumlah harta kekayaan partai, bagaimana asal usul serta buktinya. 

‎"Itu akan makin menambah kredibilitas partainya," kata Kristiadi.‎

‎Kedua, PDIP harus menjaga agar model sumbangan dana politik yang hendak mereka dorong menjadi mekanisme baru bagi pihak tertentu mendominasi PDIP melalui jumlah dana sumbangan. Artinya, PDIP juga harus membatasi jumlah sumbangan yang mereka terima.‎

‎"Misalnya, PDIP bisa menyontoh yang dilakukan ICW. Dia menerima dana sumbangan, tapi membatasi. Paling banyak, misalnya, menyumbang Rp. 500 juta. Jadi ini supaya memastikan sebaran penyumbangnya. Semakin tersebar semakin kredibel," jelas dia.‎

‎ "Seandainya parpol mau bekerja sama dengan lembaga seperti ICW membangun sistemnya, lebih baik lagi. Dan dipastikan bisa diakses publik serta diaudit lembaga auditor independen ternama," sambungnya. 

‎Keempat, Kristiadi menilai langkah PDIP itu sebagai awal suatu proses dimana parpol di Indonesia membangun basis dananya secara terbuka dan halal. Hal itu akan mulai mengurangi stigma yang selama ini ada bahwa parpol cenderung lekat sebagai 'penggarong uang negara'.‎

"Nanti dampaknya juga akan baik ke kader partai. Karena nanti semua transparan, kader pun bukan lagi adu banyak duit sumbangan, tapi adu ide dan idealisme," ujarnya.‎

‎Kelima, PDIP diharapkan menjadikan langkah maju mereka itu untuk diikuti semua parpol di Indonesia. Caranya adalah dengan mendorong adanya legislasi menyangkut itu.‎ 

‎"Inikan PDIP sudah unggul. Maka mari PDI-P mengambil kepemimpinan ini untuk mendorong sistem itu terbangun. Mumpung lagi berkuasa, saya harap PDI-P mau mengajak Pemerintah dan DPR membuat legislasi yang mendorong terbangunnya sistem keuangan parpol yang transparan serta akuntabel," tandasnya. 

‎Pada 20 Oktober lalu, PDI Perjuangan ‎dalam hal untuk pengelolaan organisasi dan dana partai mengumumkan ke publik dengan membuka rekening dana partai yang ke depannya bisa diaudit secara profesional dan transparan.‎ [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya