Berita

Jorge Lorenzo/net

Olahraga

Lorenzo Ngaku Terbantu The Crazy Joe

SELASA, 20 OKTOBER 2015 | 08:33 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rider Ducati Corse, Andrea Iannone mengaku sangat bangga bisa finis ketiga di MotoGP Australia, Ahad lalu, lantaran bisa bertarung sengit dengan pembalap-pembalap yang dis­ebutnya bukan sembarangan.

Pebalap kebangsaan italia itu memang sukses mencuri perha­tian. Tidak hanya mampu karena menyodok dan seketika mampu memimpin balapan selepas start, tetapi juga karena dirinya bertarung ketat dengan tiga rider papan atas, yakni Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi, di sepanjang balapan. Bagi Iannone, ini ada­lah kali ketiga ia sukses berdiri di podium musim ini.

"Sungguh-sungguh pertarun­gan yang ketat dan benar-benar luar biasa. Saya puas dan amat bangga karena saya bisa bersa­ing sengit melawan rider-rider hebat di Premier Class. Marc, Jorge, dan tentunya Valentino bukan rider sembarangan!," ujar Pebalap berjuluk The Crazy Joe ini dikutip Crash, kemarin.


Hasil positif Iannone memban­tu Lorenzo dan membuat Rossi gagal naik naik podium, secara tidak langsung menguntungkan Lorenzo untuk menipiskan jarak poin dengan sang juara klase­men sementara, Rossi. "Saya memang gagal menang, tapi saya beruntung karena Andrea bisa menahan laju Valentino," kata Lorenzo.

Pada balapan kemarin, persain­gan sengit memperebutkan posisi pertama antara Lorenzo dengan Marc Marquez terjadi di lap akhir. Marquez yang berada di posisi kedua mencoba terus mendesak Lorenzo, hingga akhirnya sukses berada di depan hanya beberapa saat menjelang finis.

Sedangkan, The Doctor ju­lukan untuk Rossi mengaku kecewa telah gagal naik podium. hanya mampu finis di urutan keempat dengan catatan waktu 40 menit 38.907 detik atau ber­selisih 1.058 detik dari Marquez yang sukses menjadi juara.

"Hasil ini sungguh memalu­kan dan saya benar-benar tidak senang. Khususnya, karena tidak bisa berada di podium dalam balapan yang hebat ini. Balapan lalu benar-benar ciri khas per­tarungan klasik Sirkuit Philip Island," kata Rossi.

Dengan kegagalan ini artinya, peluang Rossi untuk menjuarai ajang MotoGP musim ini pun menciut, dan semakin berpeluang disalip Loreanzo dalam tangga klasemen karena selisih mereka saat ini hanya berjarak 11 poin. Padahal sebelum balapan ini, Rossi mampu menjaga selisih lebih jauh, 18 poin.  ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya