Berita

Olahraga

Dodi Iswandi Dkk Protes Rapat Anggota KOI Dibubarkan Sepihak

SELASA, 20 OKTOBER 2015 | 09:16 WIB | LAPORAN:

Koordinasi cabang olahraga yang mewakili 27 anggota biasa dan 12 anggota luar biasa pimpinan Dodi Iswadi, meminta kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk mencabut surat dari KOI tertanggal 12 Oktober yang intinya menegur cabor terhadap delapan anggota tim koordinasi.

Kemarin (Senin, 19/10), Dodi Iswandi dan kawan-kawan datang ke KOI dan diterima oleh Plt Sekjen KOI, Hifni Hasan; Ahmed Solihin (bidang Finance), dan Ade Lukman (Komisi Sport For All).

Menurut Dodi Iswandi, mereka keberatan dengan adanya surat itu dan secara kronologi menceritakan terbentuknya tim penjaringan yang diketuai oleh Timbul Thomas Lubis.


"Kami membentuk tim penjaringan karena dalam kurun waktu tujuh bulan 10 hari tidak segera membentuknya. Kami kecewa karena RAT KOI September lalu dibubarkan oleh KOI tanpa keputusan," ungkapnya lagi.

Dalam pertemuan itu, Dodi Iswandi dan kawan-kawan meminta agar KOI segera mengakomodir sembilan anggota baru KOI yang diputuskan Rapat Anggota KOI di Bogor, Februari lalu.

"Selain itu kami juga meminta agar keanggotaan Pordasi dipulihkan karena telah memenangkan gugatan di CAS," kata Dodi Iswandi.

Sementara itu, Ahmed Solichin perwakilan dari KOI mengatakan, pihaknya menerima dengan tangan terbuka kehadiran delapan anggota tim koordinasi dan perwakilan berbagai cabor. Menurutnya, ini merupakan dialog awal bagi KOI dan perwakilan cabor.

"Kami menerima semua usulan yang diminta oleh tim koordinasi cabang olahraga untuk selanjutnya kami akan segera menggelar rapat komite eksekutif secepatnya untuk menyikapi permasalahan ini," katanya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya