Berita

Delegasi DPR Ikuti Perdebatan Masalah Pengungsi, Terorisme Hingga Perubahan Iklim

SELASA, 20 OKTOBER 2015 | 06:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Parlemen Indonesia mendorong agar penyelesaian masalah pencari suaka dan pengungsi tidak bisa diselesaikan dengan emergency responses, tapi harus dengan pendekatan komprehensif.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPR, Evita Nursanty. Saat ini, Evita menjadi delegasi yang mengikuti perdebatan terkait isu migrasi, kontraterorisme, serta privasi dan kebebebasan individu di era digital dalam forum 133rd IPU Assembly and Related Meetings  di Jenewa, Swiss. Acara ini digelar dari 17 Oktober hingga 21 Oktober.

Perbedabatan yang terjadi  menyangkut emergeny item soal penguatan parlemen dalam hukum yang diusulkan oleh Uni Arab Emirat (UEA) yaitu bagaimana memperkuat peran parlemen dalam pelaksanaan yang efektif dari prinsip-prinsip hukum humaniter internasional dan konvensi internasional tentang perlindungan pengungsi.


Termasuk peran  IPU, organisasi parlemen regional dan internasional dan masyarakat internasional untuk memberikan fasilitas yang diperlukan bagi mereka yang telah menjadi pengungsi akibat  perang, konflik internal dan situasi ekonomi, sebagaimana digagas Perancis.

Dalam isu ini, kata Evita, yang dihungi dari Jakarta, Indonesia memiliki kepentingan karena persoalan pengungsi juga telah menjadi masalah krusial bagi Indonesia terakhir ini. Terkait dengan pembahasan isu kontraterorisme, pada tahun 2016, pada 134rd IPU Assembly and Related Meetings, diharapkan untuk mengadopsi sebuah resolusi untuk memperkuat kerjasama dalam memerangi terorisme.

Dan salah satu aspek yang diusulkan untuk dibahas adalah bagaimana dampak fatal bagi penduduk sipil terkait upaya perang terhadap terorisme itu.

"Dalam hal ini perlu langkah-langkah negara dan kerja sama internasional untuk memenuhi kewajiban di bawah hukum internasional HAM dan humum humaniter internasional," sambung Evita.

Pembahasan lain dalam 133rd IPU Assembly and Related Meetings  ini adalah dalam komite  pembangunan berkelanjutan, keuangan dan perdagangan, yang memperdebatkan mengenai kontribusi parlemen dalam konferensi perubahan iklim PBB pada tahun 2015, serta memastikan perlindungan terhadap kehancuran dan kerusakan untuk warisan budaya benda dan tak benda.

Delegasi DPR RI dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dengan anggota delegasi Ketua BKSAP Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) Nurhayati Ali Assegaf (Demokrat),  Evita Nursanty (PDI Perjuangan), Nazaruddin Kiemas (PDI Perjuangan), H Hamdhani (Nasdem), Okky Asokawati (PPP), Jazuli Juwaini (PKS), Dwi Aroem (Golkar) dan Alimin (PAN). [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya