Presiden Jokowi begitu puas dengan penyelenggaraan Piala Presiden yang baru beres Minggu malam kemarin. Jokowi merasa penyelengaraan itu sudah menunjukkan dunia sepak bola Indonesia sudah sehat dan baik. Makanya Jokowi sangat pede saksi FIFA bisa segera dicabut.
Keyakinan ini diungkap Jokowi saat menjamu makam malam para pemain, manajer, dan petinggi klub yang ikut Piala Presiden di Istana Negara, Senin (19/10) malam.
Persib yang jadi juara dalam turnamen itu datang dengan personel lengkap. Sementara klub lain seperti Sriwijaya FC, Arema Cronus, Mitra Kukar, Persija Jakarta, Bali United, Persita Tangerang, dan PSGC Ciamis diwakili oleh kapten, pelatih, dan petinggi klub. Menpora Imam Nahrawi dan Panitia Pengarah (SC) Piala Presiden Maruarar Sirait ikut menemani mereka.
"Saya senang sekali hari ini bisa bertemu dengan bapak ibu saudara sekalian, seluruh pemain, pengurus klub dan juga panitia Piala Presiden," ucap Jokowi mengawali sambutannya.
"Saya senang sekali hari ini bisa bertemu dengan bapak ibu saudara sekalian, seluruh pemain, pengurus klub dan juga panitia Piala Presiden," ucap Jokowi mengawali sambutannya.
Menurut Jokowi, suksesnya Piala Presiden menunjukkan bahwa dunia sepak bola Indonesia sudah baik. Tinggal bagaimana pengelolaannya. Jika dikelola dengan profesional, manajemen yang baik, fair play dijaga, liga dan kompetisi di Indonesia bisa berjalan baik.
Agar sepak bola terus berdenyut, kata Jokowi, pemerintah sedang merancang turnamen baru yang digelar tengah November nanti.
"Kemarin ada yang tanya, habis ini (Piala Presiden) apa. Waduh, ini Presiden jadi ngurusin bola terus. Saya bilang, tengah November ada. Hadiahnya lebih gede lagi," kata Jokowi yang langsung disambut teput tangan semua yang hadir.
Jokowi yakin, suksesnya Piala Presiden akan memudahkan panitia mendapatkan sponsor yang besar. Tugas panitia hanya tinggal menggelar turnamen dan kompetisi dengan baik.
"Manajemen total harus kita benahi. Momentumnya kemarin untuk membenahi, memperbaiki semua," imbuhnya.
Jika semua itu dikelola dengan baik, Jokowi pede saksi pembekuan dari FIFA bisa segera dicabut.
"Kalau soal (sanksi) FIFA, bukan masalah sulit. Kalau kita baik, bagus, bener, saya kira kapanpun kita minta diberikan (dicabut sanksinya). Inilah momentumnya. Maka saya mengajak bergerak bersama-sama agar bola kita mendapat citra baik di masyarakat. Karena itu, kita harus optimis ke depan sepak bola akan lebih baik," ucapnya.
[dem]