Berita

imam nahrawi/net

Olahraga

FIFA Suspensi Kuwait Bukti Jokowi dan Menpora Berbohong

SENIN, 19 OKTOBER 2015 | 14:41 WIB | LAPORAN:

Konfederasi sepakbola dunia atau FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada Kuwait pada Jumat (16/10) lalu. Sanksi ini membuktikan bahwa pemerintah Joko Widodo, khususnya Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi tidak mengetahui secara benar konsep-konsep FIFA dengan federasi yang ada di berbagai negara.

Hal itu disampaikan Wakil Sekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/10).

"Imam Nahrowi sebagai Menpora malah melakukan pembekuan dan intervensi-intervensi kepada PSSI. Ini kan menipu rakyat, dengan alasan bisa menyelesaikan permasalahan sepakbola dan iming-iming dicabut sanksinya oleh FIFA," kata Andre.


Padahal lanjut Andre, negara lain seperti Kuwait mempunyai anggota EXCO FIFA bernama Syekh Ahmad Sabah dan juga sebagai Presiden Olympic Council OF Asia (OCA) tidak berpengaruh dalam menyelamatkan nasib negaranya dari ancaman sanksi lantaran adanya intervensi pemerintah.

Belajar dari kasus Kuwait itu, menurut Andre, Menpora seharusnya bersama-sama dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berupaya mencari solusi konkrit untuk kembali membangun sepakbola Indonesia, termasuk pemain, pelatih, official dan bahkan pedagang yang hidup dari sepakbola.

"Jangan dikorbankan demi kepentingan dan ego dari Menpora Imam Nahrowi dan pak Jokowi yang dapat mematikan sepak bola Indonesia," kata mantan presiden mahasiswa Trisakti itu

Induk organisasi sepakbola dunia itu sebelumnya sudah memberikan peringatan kepada federasi sepakbola Kuwait (KFA) mengenai adanya sanksi suspensi bila menerapkan undang-undang keolahragaan.

Namun pada awal bulan ini, klub-klub memberikan dukungan terhadap regulasi yang diterapkan pemerintah Kuwait. Akibatnya, FIFA menjatuhkan sanksi kepada Kuwait hingga batas waktu tidak ditentukan.

"Hukuman ini hanya akan dicabut jika KFA dan anggotanya (klub-klub) bisa menjalankan aktivitas dan kewajibannya secara independen, tanpa intervensi pemerintah," tulis FIFA dalam pernyataan di situs resminya

Ini bukan yang pertama kali Kuwait merasakan sanksi FIFA. Pada tahun 2007 dan 2008 mereka juga sempat terkena hukuman. Jatuhnya hukuman dari FIFA bakal menghentikan perjuangan timnas Kuwait di Kualifikasi Piala Dunia 2018. Mereka masuk Grup G bersama Korea Selatan, Lebanon, Myanmar, dan Laos.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya