Berita

ilustrasi/net

2015, Tahun Terburuk dalam Sejarah Kebakaran Pasar Tradisional

MINGGU, 18 OKTOBER 2015 | 03:01 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tahun ini terdapat lebih dari 200 kebakaran pasar tradisioanal, dan ini menjadi tahun terburuk dalam sejarah pasar tradisional Indonesia.

"Penyebab resmi yang selalu muncul selalu sama, korsleting listrik. Titik. Saya tahu susah untuk mempercayai bahwa semua kebakaran pasar itu dikarenakan korsleting listrik apalagi jika kita sudah tahu dengan pasti ada dana revitalisasi yang siap dieksekusi oleh investor," kata Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi), Abdullah Mansuri, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 18/10).

Menurut Abdullah, dalam persoalan kebakaran ada tiga hal penting yang harus disepakati. Pertama, jika memang sudah ada wacana soal revitalisasi atau relokasi yang sudah ada bibit-bibit sengketa di dalamnya, apa yang harus dilakukan pedagang agar kejadian pembakaran pasar tidak terjadi lagi.


Kedua, untuk pasar-pasar yang sudah terbakar, apa yang harus dilakukan agar kepentingan pedagang terlindungi dan mereka tidak terputus sumber penghidupannya.

Ketiga, jika memang penyebab kebakaran karena korsleting listrik, apa langkah pencegahan yang dapat disepakati bersama olah para pedagang pasar, dan agaimana agar pengelolaan pasar bisa mencegah kebakaran. Lalu yang akan mengontrol instalasi listrik di pasar.

"Sekali lagi, kita disini adalah kolektif, bukan hanya Ikappi dan para pedagang, namun juga apa kita harapkan akan dilakukan oleh pemerintah di pusat dan daerah, pengelola pasar  atau bahkan PT PLN sebagai yang punya listrik agar kebakaran pasar ini tidak terus berlanjut,"kata Abdullah dalam Rapimnas Ikappi di Jakarta.[ysa]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya