Berita

ZULKIFLI HASAN/RMOL

Ternyata, Inti dari Pancasila Adalah Cinta Kasih

SABTU, 17 OKTOBER 2015 | 14:33 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Inti dari dasar negara Pancasila adalah cinta kasih antara sesama anak bangsa.

Hal itu ditegaskan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di depan sekitar 200 pengurus dan anggota organisasi Pujakesuma di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Sabtu (17/10).

"Inti Pancasila adalah cinta kasih yang diterjemahkan dalam kata kerja gotong royong. Asasnya kekeluargaan dan musyawarah mufakat karena Indonesia adalah keluarga besar," kata Zulkifli.


Menurutnya, contoh hidup penuh cinta kasih dan gotong royong dapat diimplementasikan di lingkungan terdekat tiap warga negara. Apalagi saat situasi ekonomi belakangan ini makin berat bagi orang-orang kecil.

"Hidup makin susah, barang-barang tambah mahal. Jika tetangga untuk beli beras saja susah, atau mau berobat tapi tidak berdaya, kita sebagai lingkungan satu desa harus berpancasila dan bewawasan kebangsaan, harus membantu tetangga kita," kata Zulkifli Hasan.

Maka itu, Zulhas, begitu ia biasa disapa, merasa malu karena di tanah kelahirannya Lampung Selatan pernah terjadi konflik berdarah antara penduduk asli dan pendatang.

"Dulu saya malu karena di Lampung ini, yang adalah kampung saya, ada bunuh-bunuhan. Kalau ada masalah, harus kedepankan musyawarah mufakat walaupun dia itu beda suku atau beda agama sama kita," ungkap dia.

Ia tegaskan, pemimpin daerah adalah orang yang paling patut disalahkan jika terjadi konflik berdarah di wilayahnya. Bisa jadi pemimpin di daerah itu lalai dan tidak memahami Pancasila.

"Dulu pernah rusuh enggak Lampung Selatan? Dulu tidak pernah. Yang salah itu pemimpinnya," tegas Ketua Umum PAN itu.[ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya