Berita

zulkifli hasan/rmol

Zulhas: Pemimpin yang Menghina Adat Pasti Keblinger!

SABTU, 17 OKTOBER 2015 | 10:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, melakukan dialog dengan sekitar 200 masyarakat adat dan tokoh adat Katibung-Lampung Selatan, Sabtu (17/10).

Politisi yang biasa disapa Zulhas itu berada di tengah masyarakat adat Katibung untuk mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan MPR RI.

Dalam acara yang digelar di Gedung PKK, Bandar Lampung itu, Zulhas menunjukkan apresiasinya buat masyarakat adat. Apalagi, mereka semua yang hadir dalam forum tersebut mengenakan pakaian adat.


"Masyarakat adat adalah masyarakat yang intelek dan menghormati tata krama," tegas Zulhas.

Zulhas pun menyindir para pejabat di pusat maupun daerah yang tingkat intelektualitas dan tata kramanya lebih rendah dari masyarakat adat di daerah-daerah pedalaman.

"Pejabat yang bicaranya tidak baik kita doakan kembali ke jalan yang benar," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa orang yang beradat berarti sudah memiliki sistem ketatanegaraan atau sistem pemerintahan yang baik, berbeda dengan masyarakat primitif. Masyarakat yang punya adat pasti masyarakat intelektual beretika.

"Karena itu pemimpin yang mengina adat adalah pemimpin yang keblinger," tegas Zulhas.

Ketua Umum PAN itu pun sempat memuji Kapolda Lampung Brigjen Pol Edward Syah Pernong yang dianggapnya menghargai masyarakat adat. Edward sendiri adalah putra asli Lampung. Zulhas mengajak seluruh masyarakat bekerjasama dengan baik dengan Kapolda dalam menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan.

"Kita bangga, Kapolda kita menghargai masyarakat adat. Karena ada juga Kapolda yang menghina adat istiadat," ungkapnya.[ald]
\

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya