Berita

Golkar: Pemerintah Sigap Tanggulangi Bencana Asap

JUMAT, 16 OKTOBER 2015 | 16:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Golkar menilai pemerintah cukup sigap dalam menanggulangi bencana kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran lahan dan hutan di sekitar wilayah Sumatera dan Kalimantan.‎

‎"Saya kira pemerintah sudah mengetahui titik permasalahan dan solusi penyelesaian persoalan bencana kabut asap ini. Tinggal bagaimana implementasi penyelesaiannya saja di lapangan," kata ‎Ketua Umum DPP Partai Golkar HR Agung Laksono.

‎Meski begitu, katanya, perlu ada upaya penanggulangan yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang. Penanganan yang bersifat jangka pendek seperti pemadaman api, pembagian masker dan juga pembuatan hujan buatan serta lainnya adalah bagian upaya penyelamatan dan meminimalisir dampak yang diakibatkan dari kebakaran hutan dan lahan.

‎Sementara penanganan jangka panjang untuk kabut asap, sebut Agung, adalah membenahi permasalahan fundamental dan struktural. Setidaknya ada tiga hal yang menjadi permasalahan fundamental dan struktural terkait kebakaran hutan yaitu permasalahan perizinan, penegakan hukum, dan pemulihan kawasan gambut.

‎"Perlu ada tindakan hukum yang tegas bagi pelaku individu atau korporasi yang jelas-jelas telah terbukti membakar lahan dan hutan," katanya.

‎Agung Laksono bersama calon Bupati Kota Tanah Datar yang diusung Partai Golkar, Irdinansyah Tarmizi, baru-baru ini membagi-bagikan 5000 masker kepada masyarakat Kabupaten Tanah Datar agar tidak terkena Inspeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) akibat dampak dari asap kiriman yang dinilai luar biasa.‎

"‎Meski bukan daerah yang menjadi sumber asap, Kabupaten Tanah Datar terkena dampak asap yang cukup mengkhawatirkan, dan kondisinya ini sudah berbulan-bulan," kata Agung Laksono.

‎Dia mengatakan perlu adanya sosialisasi yang bersifat masif tentang peringatan atau pemberian informasi soal kabut asap yang melanda daerah yang terkena dampak kabut asap.

‎"Dengan begitu masyarakat dapat mengantisipasi dan mencegah dampak kabut asap bila nantinya meluas, termasuk kesiapan jika nantinya dilakukan evakuasi," tukasnya.[dem]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya