Berita

foto: RMOL

Rizal Ramli: Indonesia Pro Investasi yang Fair

JUMAT, 16 OKTOBER 2015 | 09:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo mendukung investasi asing yang menjunjung tinggi prinsip fairness atau berkeadilan. Investasi yang berkeadilan, sebuht Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, akan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi secara nasional juga membangkitkan ekonomi masyarakat daerah.

Rizal Ramli mengatakan hal ini dalam jamuan makan malam dengan delegasi Asosiasi Jurnalis Korea (JAK) yang berkunjung ke Jakarta, di Hotel Sari Pan Pacific, tadi malam (Kamis, 15/10).

Delegasi JAK dipimpin oleh ketua umum PArk Chong Ryul. JAK berkunjung ke Jakarta atas undangan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Dalam jamuan malam tersebut juga hadir Ketua bidang Luar Negeri PWI Teguh Santosa.


"Salah satu keinginan kuat Presiden Jokowi adalah mengakhiri inequality (ketimpangan)," ujar Rizal Ramli.

Di sisi lain, sebutnya, pemerintah Indonesia juga tengah berupaya keras merapikan sisi regulasi investasi dan perdagangan yang selama ini dinilai memberatkan kalangan dunia usaha juga msyarakat konsumen. Dia mencontohkan, sebelumnya ada lebih dari 200 peraturan terkait import. Begitu juga dengan regulasi terkait investasi.

"Kami menghapuskan regulasi yang unnecessary (tidak perlu). Di saat bersamaan kami mengubah pendekatan investasi dari yang terlalu mengutamakan daerah di Pulau Jawa, menjadi memberikan kesempatan kepada daerah-daerah di luar Pulau Jawa," demikian Rizal Ramli. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya