jorge lorenzo, valentino rossi and dani pedrosa/net
Pebalap andalan tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi sukses melebarkan jarak dengan Jorge Lorenzo di klasemen pebalap usai mengungguli rekan setimÂnya itu pada balapan MotoGP Jepang, Ahad lalu.
Rider kebangsaan Italia itu finis di urutan kedua, satu tingkat di atas Lorenzo yang meraih podium ketiga.
Hasil tersebut membuat peÂbalap berjuluk The Doctor itu memimpin klasemen dengan 283 poin. Rossi unggul 18 poin atas Lorenzo yang menÂgumpulkan 265 poin di posisi kedua. Kini, Rossi hanya ingin fokus pada balapan di tiga seri terakhir ini. Pebalap berusia 36 tahun itu bertekad bertekad selalu finis di depan Lorenzo.
"Saya tidak pernah melakuÂkan kalkulasi seperti itu karena 99 persen itu tidak terjadi. Jadi kami harus berkonsentrasi ke Phillip Island dan mencoba finis di depan Jorge. Ini tarÂgetnya, lebih dari membuat hitung-hitungan finis di belaÂkangnya," ujar Rossi dikutip
Crash.
Sedangkan, rasa kekeceÂwaan nampaknya tengah dirasa Lorenzo. Pebalap berjuluk
X-Fuera itu mengaku terlalu bernafsu menggeber motor di awal balapan sehingga di akhir race performa ban dan motor YZR-M1 miliknya praktis menurun.
Padahal, rider berusia 28 tahun itu tampil gemilang di awal balapan dengan unggul tiga detik dari
The Doctor yang membuntutinya hingga lap ke-15. Namun, karena terlalu menggeber motor dan kondisi lintasan yang berubah dari baÂsah ke kering menyebabkan bannya cepat habis.
"Ya, saya kecewa. Cuaca membuat saya gagal meraih hasil terbaik. Jika saya tahu trek akan kering lebih cepat, saya takkan menggeber moÂtor pada awal balapan. Semua pembalap berpikiran balapan akan terus berlangsung dalam kondisi basah," jelas Lorenzo dikutip
Speedweek. Sebaliknya dengan apa yang dirasakan Dani Pedrosa. Joki tim Repsol Honda itu tengah bahagia menjadi yang tercepat di GP Jepang serta sukses menÂgasapi duo Yamaha. Raihan positif itu juga menggenapkan catatan kemenangan rider yang berjuluk
The Little Spaniard itu menjadi 50 kali sepanjang kariernya.
Pebalap asal Spanyol itu mengaku sangat menikmati balapan. Kemenangannya ini dipersembahkan untuk orang-orang selama ini yang terus mendukungnya.
"Sudah lama saya tak memÂberi kemenangan untuk tim, fans dan keluarga. Juga dokÂter dan fisio yang membantu saya, tanpa mereka saya takÂkan sukses. Penting untuk saya tampil seperti ini," ucap Pedrosa di
Crash. ***