Berita

Dani Pedrosa/net

Olahraga

Pedrosa Ketagihan Rusak Dominasi Duo Yamaha

KAMIS, 15 OKTOBER 2015 | 09:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kemenangan Dani Pedrosa di GP Jepang akhir pe­kan kemarin, membuat joki Repsol Honda itu ketagihan merusak rivalitas duo Yamaha, Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo dalam memburu gelar juara MotoGP musim ini.

Menurutnya, keberhasilan­nya merebut podium pertama di musim ini akan dijadikan se­bagai modal untuk mengulang momentum tersebut pada seri 16 di GP Australia, akhir pecan ini. Pebalap berjuluk The Little Spaniard itu pun beranjak naik klasemen ke peringkat kelima dengan koleksi 154 poin.

"Sekarang saya sangat percaya diri mengaspal di Australia," tutur Pedrosa dikutip Speedweek, kemarin.


Raihan positif itu juga mendekatkan rider asal Spanyol itu dengan rekor podium tera­tas yang dimiliki juara dunia lima kali kelas 500 cc, Mick Doohan.

Pedrosa sejauh ini telah membukukan 50 kali keme­nangan, terhitung sejak men­jadi yang terbaik pada GP Belanda kelas 125 cc musim 2002. Pedrosa pun berpeluang melewati rekor kemenangan sang legenda sebanyak 54 ke­menangan sepanjang kariernya yang telah angkat stir pada tahun 1999.

Semangat yang sama dis­ampaikan Rossi. Pebalap yang berjuluk The Doctor itu mem­beberkan target untuk selalu bisa finis di depan pesaing uta­manya memperebutkan gelar MotoGP 2015 yakni Lorenzo.

Dua race beruntun akan tersaji di Phillip Island dan Sepang pada akhir pekan de­pan. Karena itu, hasil optimal harus diraih rider berusia 36 tahun di dua race tersebut sebe­lum mentas pada seri terakhir yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada 8 November.

Rider berpaspor Italia itu tak diharuskan finis di posisi per­tama untuk meraih gelar. Dia harus bisa menyelesaikan bala­pan di depan Lorenzo yang kini tertinggal 18 poin darinya.

"Saya harus berkonsentrasi penuh di Phillip Island dan mencoba finis di depan Jorge (Lorenzo). Ini target utama saya dibanding harus menye­lesaikan balapan di belakang Jorge," kata Rossi dikutip Fox Sports. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya