Berita

aboebakar/net

Kepala Sekolah Ogah Terima Proyek karena Takut Dijerat Pidana Korupsi

RABU, 14 OKTOBER 2015 | 10:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Para kepala sekolah dan guru tak mau menerima program atau proyek pemerintah karena takut dijerat pidana korupsi.

Keengganan mereka ini terungkap dalam seminar yang digelar Anggota MPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, di Hotel Rupat Mufakat, Kandangan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

"Lebih baik kami tak terima bantuan, dari pada nantinya diperika," ujar salah satu Kepala Sekolah kepada Anggota MPR Dapil Kalsel 1 tersebut.


Menanggapi aspirasi tersebut, Habib Aboe Bakar menjelaskan mengenai kendala implementasi anggaran. Banyak aspirasi serupa soal anggaran, memang hal ini mendorong rendahnya serapan anggaran nasional.

Sampai semester 1 tahun ini anggaran kita belum bisa terserap maksimal, belum sampai separuhnya, karenanya harus diberikan solusi," papar Anggota Badan Anggar DPR RI tersebut.

Nanti mungkin akan kita coba sampaikan aspirasi ke Komisi Pendidikan, bagaimana supaya sekolah tidak terima uang. Mereka sebaiknya langsung terima gedung, sarana atau perlengkapan secara langsung. Jadi kepala sekolah dan guru tidak perlu jadi ketua pengguna anggaran ataupun panitia pengadaan" papar salah satu ketua Bidang DPP PKS tersebut.

Habib Aboe Bakar meminta agar seluruh guru, tenaga pendidikan, dan kepala sekolah yang hadir tetap bekerja sesuai tuga masing-masing.

"Aspirasi yang diberikan sudah saya terima, Insha Allah nanti akan diteruskan ke pihak terkait. Sedangkan berkaitan dengan isu penegakan hukum, memang hrus diantisipasi dengan baik. Tapi jangan sampai ini membuat kita mandeg, semua harus tetap bekerja secara maksimal dan fokus pada tugas masing-masin," demikian nggota Komisi III DPR RI tersebut. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya