Berita

kbri tokyo

Batik dan Kebaya Tampil Pertama Kalinya dalam Promosi di Mitsukoshi Tokyo

SELASA, 13 OKTOBER 2015 | 08:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Batik dan kebaya berhasil ditampilkan dalam pekan promosi di Pusat Perbelanjaan Mitsukoshi, Tokyo.

Penampilan batik dan kebaya ini merupakan hasil Kerjasama antara KBRI Tokyo, desainer Novita Yunus dan pusat perbelanjaan tertua dan terkemuka Jepang. Promosi ini berlangsung sejak 7 Oktober sampai dengan 13 Oktober ini. Promosi tak hanya dikemas dengan cara memajang busana-busana nasional Indonesia itu, melainkan sekaligus pula ditampilkan dalam wujud fashion show.

Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, dalam sambutan pada kesempatan fashion show di atas menyatakan amat gembira dengan adanya kerjasama yang tengah berlangsung serta berharap bahwa kerjasama ini akan menjadi awal dari kerjasama lebih lanjut ke depan.


"Indonesia pantas berbesar hati karena untuk pertama kalinya terjadi bahwa busana nasional Indonesia mendapat kesempatan melakukan promosi di Mitsukoshi Tokyo. Tak hanya itu, Indonesia sekaligus pula merupakan Kedutaan Besar asing pertama di Jepang yang memperoleh kesempatan ini," kata Yusron sebagaimana ditulis dalam rilis KBRI Tokyo.

Para undangan yang sebagaian besar berasal dari kalangan Jepang dan kedutaan asing, tampak terpukau menyaksikan lenggang-lenggok model yang memperagakan desain-desain batik dan kebaya ini. Desain-desain ini lumayan berkelas dengan kisaran harga antara satu setengah juta sampai dengan empat juta rupiah.

Selain busana, acara di atas diikuti pula dengan demo masakan Indonesia oleh Sri Hermanto (Herry) dan Didi Suyanto. Keduanya adalah Juru Masak KBRI Tokyo. Hidangan Semur yang ditampilkan bukan hanya didemokan, melainkan sekaligus juga boleh dicicipi oleh para undangan secara cuma-cuma. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya