Berita

IWAN SUMULE/NET

Politik

Iwan Sumule: Nawa Cita Benar-benar Sudah Berubah Jadi Duka Cita

SELASA, 13 OKTOBER 2015 | 02:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nawa Cita yang dijanjikan Presiden Joko Widodo pada saat kampanye Pilpres lalu kini benar-benar telah berubah menjadi Duka Cita. 

Begitu disampaikan Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule dalam pesan yang dipancarluaskannya kemarin (Senin, 12/10).

‎Bukti terbaru Nawa Cita sudah berubah menjadi Duka Cita, sebut Jurubicara aktivis Pro Demokrasi (Prodem) ini, terkait keputusan pemerintah memperpanjang kontrak operasi Freeport di Kompleks Pertambangan Grasberg Papua hingga tahun 2041. Menurut dia, keputusan memperpanjang kontrak Freeport melanggar hukum padahal salah satu point Nawa Cita yang digembar-gemborkan Jokowi adalah melakukan penegakan hukum.‎

Peraturan yang dimaksud Iwan Sumule dilanggar Jokowi adalah Undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) dan Peraturan Pemerintah Nomor 77/2014 tentang Perubahan Ketiga atas PP Nomor 23/2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan dan Minerba.

‎Kedua aturan ini menginstruksikan bahwa pengajuan perpanjangan kontrak maksimal dua tahun sebelum masa kontrak berakhir.

‎"Nah, lagi-lagi pemerintahan Joko Widodo melanggar peraturan karena telah melakukan perpanjangan kontrak sebelum waktunya. Kontrak Freeport sebenarnya hanya sampai tahun 2021, dan jika ingin mengajukan perpanjangan kontrak maka dapat dilakukan dua tahun atau paling kabat enam bulan sebelum kontrak berakhir. Nawa Cita telah berubah jadi duka cita, iya gak sih?" kata Iwan Sumule.

‎Lebih konyol lagi, masih kata mantan aktivis mahasiswa 1998 ini, perpanjangan kontrak seperti yang diumumkan situs resmi Freeport terkesan dilakukan pemerintah secara diam-diam. Dan anehnya PDIP sebagai partai utama penyokong Jokowi tak berbuat apa-apa meski perpanjangan kontrak tersebut jelas-jelas melanggar aturan.‎

"Yang lucu, PDIP jadi sponsor Pansus Pelindo II terkait perpanjangan kontrak JICT, kenapa soal perpanjang kontrak Freeport yang jelas-jelas menyalahi aturan bungkam?" demikian Iwan Sumule.[dem]‎

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya