Berita

Hukum

Muhammadiyah Akan Haramkan Shalati Jenazah Koruptor

MINGGU, 11 OKTOBER 2015 | 12:08 WIB | LAPORAN:

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzhar Simanjuntak mengaku heran dengan usul pemerintah dan DPR soal revisi Undang-Undang KPK yang salah satu isinya membatasi umur lembaga antirasuah itu hanya 12 tahun.

"Dalam konteks sejarah dimanapun, korupsi gak pernah tuntas. Di Islam juga korupsi sudah lama dikenal sebagai kejahatan sejarah dan kejahatan manusia. Rasulullah Muhammad SAW juga benci dengan koruptor," kata Dahnil saat konfrensi pers di kantor ICW, Kalibata, Jakarta, Minggu (11/10).

Menurut Dahnil ada riwayat saat Rasulullah berhadapan dengan koruptor usai perang Haibar. Saat itu, umat Islam menang melawan kaum Yahudi saat perang. Tapi Rasulullah malah menolak menyolatkan salah satu sahabat yang gugur perang usai perang itu.


Menurut riwayat tersebut, hanya Rasulullah yang tidak ikut solat jenazah terhadap jenazah sahabat yang dianggap mati syahid itu. Tapi Rasulullah mempersilahkan sahabat-sahabat lain untuk solat jenazah. Usai solat para sahabat pun bertanya.

"Rasul menjawab jika sahabat itu melakukan korupsi. Rasul pun meminta sahabat lain untuk mengecek barang peninggalan sahabat yang meninggal itu. Ternyata isinya ada rampasan perang berupa manik-manik senilai 2 dirham yang harusnya dibagikan. Jadi bayangkan, Rasul menolak untuk solatin koruptor cuma senilai 2 dirham,"kata Dahnil

Berangkat dari ekspresi sosial rasul tersebut, pada muktamar Muhammadiyah kemarin diusulkan sebuah fatwa dilarang menyolatkan jenazah koruptor. Koruptor dipersilahkan untuk disolatkan keluargnya karena hukumnya fardhu kifayah.

Pasalnya menurut Dahnil, pihaknya menemukan kejadian di suatu daerah yang didalamnya warga ramai-ramai menyolatkan koruptor. Ternyata, warga tersebut dibayar untuk melakukan solat jenazah.

"Jadi umat Islam harus keluarkan ekspresi kemarahan terhdap korupsi, tapi kenapa anggota DPR malah dukung koruptor. Makanya kalau Muhammdiyah nanti akan keluarkan fatwa, pejabat atau anggota DPR sekalipun yang mati tapi terbukti korup tak usah disolatkan, kecuali dia taubat nasuha," demikian Dahnil, penulis buku berjudul Dinasti Pemburu Rente.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya