Berita

ilustrasi/net

PAKET EKONOMI JOKOWI

Perindo Ingatkan Pemerintah Tetap Waspada

MINGGU, 11 OKTOBER 2015 | 09:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyambut baik diterbitkannya paket kebijakan ekonomi jilid III oleh pemerintah.

Ketua DPP bidang Perindustrian dan Perdagangan Perindo, Hendrik Kawilarang Luntungan, mengatakan reformasi birokrasi yang menjadi fokus paket ekonomi jilid III memang sangat diperlukan dan penting sebagai stimulus terciptanya perbaikan ekonomi.

"Walaupun dua hari ini ada penguatan IHSG dan rupiah, pemerintah harus tetap waspada. Kami berharap pemerintah mengumumkan arah pembangunan ekonomi untuk jangka panjang, bukan hanya mengatasi masalah-masalah ekonomi jangka pendek," ujar Hendrik, Minggu (11/10).


Hendrik mengatakan perlu ada penguatan industri lokal terutama industri dasar dan stategis seperti hulurisasi industri untuk menekan impor bahan baku baja, sehingga kita tidak tidak rentan ditimpa krisis jika ada fluktuasi mata uang.  

Selain itu, katanya, masalah distribusi antar pulau/laut harus segera diatasi karena lemahnya sistim transportasi laut menyebabkan pemerataan pembangunan ekonomi sulit dicapai.

Dikatakan Hendrik yang baru beberapa hari lalu dilantik sebagai salah satu Ketua DPP Perindo, Indonesia sebenarnya tidak kekurangan beras, garam, kedelai dan kebutuhan lainnya. Namun karena lemahnya infrastruktur laut menyebabkan lebih murah mengimpor dari luar ketimbang mendistribusikan komoditi-komoditi antar pulau.

Belum lagi, 80 persen shipping liner Indonesia dimiliki oleh asing.

"Biaya kapal laut dari luar negeri ke dalam negeri lebih murah daripada biaya kapal laut domestik antar pulau. Indonesia perlu membangun kembali maskapai laut seperti Djakarta Lloyd (Garuda Indonesianya laut) sebagai agen pembangunan transportasi laut," tukasnya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya