Berita

hidayat nur wahid/net

Politik

PKS di Papua Wujud Indonesia Sebenarnya

MINGGU, 11 OKTOBER 2015 | 09:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penerimaan masyarakat Papua terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi bukti bahwa partai dakwah itu tidak eksklusif.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid dalam sambutan pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 PKS Papua di Hotel Sahid Papua, Sabtu (10/10).

"PKS di Papua ini wujud bahwa PKS Indonesia banget, PKS bisa diterima semua kalangan di negeri ini," kata Wakil Ketua MPR RI ini.


"Islam yang kita pahami adalah Islam yang menghadirkan rahmat bagi seluruh alam, Islam yang membawa kepada kemajuan, membawa kepada segala kebaikan. Dan, itulah karakteristik dasar kita," sambung dia.

Hidayat pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Papua yang telah menerima dan bersedia berjuang bersama-sama dengan PKS.

Hidayat seperti tertulis dalam keterangan pers yang disebarkan Humas DPP PKS hari ini, dalam kesempatan ini juga menyampaikan apresiasi atas perkembangan PKS di Papua.

"Pada pemilu 1999 PKS di Papua belum dapat apa-apa, kini masyarakat Papua mengamanahkan 50 anggota DPRD kabupaten/kota, tiga anggota DPRD provinsi, dan satu DPR RI. Ini adalah bentuk kepercayaan masyarakat Papua kepada PKS yang harus dijaga dan dipelihara. Dalam posisi penerimaan seperti ini, jangan pernah mengecewakan rakyat Papua," demikian Hidayat.

DPW PKS Papua menggelar Muswil ke-4 yang dilangsungkan di Hotel Sahid Papua di Jayapura pada 10-11 Oktober 2015. Pada pembukaan Muswil hadir Sekda Propinsi Papua Hery Dosenaen, Ketua DPR Papua Yunus Wonda, dan sejumlah pimpinan partai dan ormas di Papua.[dem]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya