Berita

Hukum

KPK Masuk Angin Kalau Sampai Enggak Periksa Surya Paloh!

JUMAT, 09 OKTOBER 2015 | 05:10 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkesan "ngeper" dalam mengungkap terlibat tidaknya para politisi Nasdem dalam kasus suap hakim PTUN Medan. ‎Buktinya, hingga kini, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh belum dipanggil komisi antirasuah itu.

‎"KPK masuk angin kalau sampai tak memeriksa Surya Paloh. Memeriksa SP hukumnya wajib," kata Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman saat dikontak redaksi, Jumat (9/10).

‎Menurut dia, Paloh sendiri sudah mengakui, ada pertemuan antara dirinya dengan Gatot Pujo Nugroho, Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi, dan OC Kaligis di kantor Nasdem. Mereka yang terlibat kasus ini, Kaligis, anak buahnya Yagari Bastara, dan istri Gatot, Evy, juga sudah membenarkan adanya pertemuan itu. Jadi tak ada alasan bagi KPK untuk tak lekas memanggil Paloh.

‎"Harusnya diklarifikasi langsung, apa memang hanya islah, atau ada yang lain. Tak sulit memeriksa SP, apalagi dia menyatakan sudah siap diperiksa," imbuhnya.

‎KPK juga terkesan ogah-ogahan mengusut kasus ini. Tak seperti biasanya, pemeriksaan Sekjen Nasdem Patrice Rio Capella terkesan ditutup-tutupi.

‎"Kalau dulu kan gembar-gembor. Sekarang ciut. Kemarin Indriyanto (Seno Adji-Red) bilang akan minta laporan soal itu ke penyidik. Pemeriksaannya kan sudah lama. Kok baru minta laporan kemarin," sesalnya.

‎Menurut Boyamin, dalam sisa 3 bulan masa pimpinannya, KPK semakin loyo. Kalau terus begini, kepercayaan masyarakat terhadap KPK akan hilang. Dan dukungan terhadap komisi antirasuah itu bisa menukik tajam.

‎"Lama-lama usulan KPK dibubarkan akan disetujui masyarakat kalau tak berani memeriksa dan mengusut orang-orang penting seperti pak SP ini," tandasnya.

‎Informasi yang di‎himpun, Gatot menemui para petinggi Partai NasDem pada bulan Mei 2015. Dalam pertemuan itu dia minta Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh untuk mengintervensi penanganan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial oleh Kejaksaan Agung.

‎Bekas kuasa hukum Gatot Pujo Nugroho, Razman Arif Nasution membenarkan, pertemuan itu bukan sekadar untuk mendamaikan Gatot dengan Erry sebagaimana pengakuan OC Kaligis yang kalau itu masih menjadi ketua mahkamah Partai NasDem.

‎Dari pengakuan Gatot dan istrinya, pertemuan itu juga membahas bagi-bagi kekuasaan. "Ada pembicaraan power sharing,” ujar Razman baru-baru ini.

‎Ia bahkan memperkuat pernyataan Evy saat bersaksi pada persidangan atas Kaligis bahwa pertemuan itu juga membahas upaya untuk mengamankan kasus korupsi dana bantuan sosial di APBD Sumatera Utara.

‎Sebelumnya, Evy mengatakan bahwa suaminya pernah dipanggil Kejaksaan Agung sebagai tersangka kasus bansos Sumut. Namun, setelah pertemuan di kantor DPP NasDem itu Gatot tak disentuh lagi oleh Kejaksaan Agung. [sam]‎

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya