Berita

fadli zon/net

Ini Pidato Perdana Fadli Zon Setelah Jadi Presiden GOPAC

KAMIS, 08 OKTOBER 2015 | 12:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Korupsi merupakan bentuk kejahatan yang menghambat hak masyarakat untuk merasakan kesejahteraan. Karena itu, parlemen memiliki peran strategis dalam melakukan pemberantasan korupsi.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, yang terpilih menjadi Presiden Global Organization of Parlementarians Against Corruption (GOPAC), saat menyampaikan pidato perdananya di Yogyakarta (Kamis, 8/10).

Lebih dari 200 perwakilan anggota parlemen dari seluruh dunia menggelar 6th Conference Global Organization of Parlementarians Against Corruption (GOPAC) di Yogyakarta. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pemilihan President GOPAC.  


Dalam konferensi yang berlangsung sejak 6 Oktober 2015 tersebut, Rabu kemarin (7/10), Fadli Zon dipilih menjadi President GOPAC. Fadli Zon dipercaya oleh seluruh delegasi yang hadir untuk menempati posisi sebagai President GOPAC periode 2015-2018, menggantikan Ricardo Garcia Carventes dari Mexico.

"GOPAC dapat lebih kuat mendorong negara negara yang belum meratifikasi konvensi PBB terkait pemberantasan korupsi, untuk segera meratifikasinya," kata Fadli Zon.

Sebelum menempati posisi sebagai President GOPAC, Fadli Zon dipercaya sebagai Chairman GOPAC Indonesian Chapter, dan anggota Board Members GOPAC.

GOPAC merupakan organisasi yang mewakilkan anggota parlemen dari seluruh dunia yang memiliki visi pemberantasan korupsi. GOPAC didirikan tahun 2002 sebagai hasil dari Global Conference di Ottawa yang dihadiri oleh 170 anggota parlemen dan 400 observer dari seluruh dunia.

GOPAC memiliki agenda utama mempromosikan peran parlemen dalam upaya pemberantasan korupsi. Sebagai sebuah organisasi global, peranan GOPAC sangat penting untuk dalam melawan tindak kejahatan korupsi secara kolektif. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya