Berita

Olahraga

Tim Penjaringan Serbaguna Buka Pendaftaran Caketum KOI

KAMIS, 08 OKTOBER 2015 | 07:55 WIB

Keberadaan Tim Penjaringan yang dibentuk oleh Komite Olahraga Indonesia (KOI) dikritik tidak sah karena tidak sesuai dengan AD/ART KOI.

Menurut Ketua Tim Penjaringan Serbaguna, Timbul Thomas Lubis, terbentuknya tim ini karena selama ini Ketua KOI Rita Subowo terlambat membentuk tim penjaringan yang seharusnya sudah ada sejak tujuh bulan lalu.

"Sebenarnya, ketika Ketua KOI belum juga membentuk tim penjaringan sesuai hasil Rapat Anggota di Hotel Novotel Bogor, kami tetap cooling down. Tapi akhirnya, kami cabang olahraga yang memiliki kedaulatan berhak membentuknya sendiri seusai dengan AD/ART," kata Timbul Thomas Lubis yang didampingi Ketua Koordinator Kelompok Serbaguna Doddy Iswandi kepada wartawan.


Ia mengatakan, selama ini cabang-cabang olahraga memberikan kesempatan kepada Ketua KOI Rita Subowo untuk membentuk tim penjaringan. Tapi, begitu KOI disurati untuk melakukan negosiasi hal itu, mereka malah dicap sebagai kelompok pemberontak.

"Ada dua syarat seusai AD/ART, tim penjaringan dibentuk oleh cabor yang menjadi anggota yang punya hak untuk itu. Bukan Ketua KOI atau Komite Eksekutif (KE), kecuali ada mandat dari anggota," paparnya.

Sementara itu, Tim Penjaringan Kelompok Serbaguna membuka pendaftaran untuk calon ketua umum KOI periode 2015-2020, mulai, Kamis (8/10) dan ditutup 24 Oktober pukul 15.00 WIB, atau sebelum Kongres KOI, 31 Oktober mendatang.

"Silakan para calon ketua umum mendaftar kepada kami. Termasuk, Ketua Umum KONI Sumsel Muddai Madang untuk mengisi formulir yang telah kami sediakan dan sebar kepada seluruh induk organisasi olahraga di Indonesia," tuturnya.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya