Berita

Bisnis

Olly: Terbukti, Paket Ekonomi Jokowi Direspon Baik Oleh Pasar

KAMIS, 08 OKTOBER 2015 | 00:36 WIB | LAPORAN:

Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dua hari belakangan diacungi jempol oleh Ketua Fraksi PDI-P Olly Dondokambey.

Menurutnya, posisi rupiah yang menguat di posisi Rp 13.920 per dolar AS menunjukkan bahwa paket ekonomi yang dibuat Presiden Joko Widodo mendapatkan respon positif.

"Ini bukti paket ekonomi yang dibuat oleh Presiden Jokowi direspon oleh pasar dengan baik," ujar Olly dalam keterangan persnya, Rabu (7/10).


Dia yakin dan optimis perekonomian Indonesia akan terus membaik. Apalagi, Bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) memutuskan tidak menaikan suku bunga tahun ini.

"Kondisi keuangan global yang terus bergolak memang berimbas pada Indonesia, tapi dengan melihat kinerja tim ekonomi dan keputusan The Fed saya optimis rupiah akan terus menguat," jelas Olly yang calon Gubernur Sulawesi Utara ini.

Meski begitu, Bendahara Umum PDIP ini tetap berharap adanya kerjasama dari seluruh aparatur negara untuk terus memperkuat perekonomian."Ini momentum untuk mempererat kebersamaan. Penguatan rupiah bukan untuk kepentingan presiden dan partai tapi seluruh elemen bangsa," tegasnya.

Dalam dua hari terakhir rupiah terus menguat menjauhi angka Rp14.000 per dolar Amerika. Sejumlah pengamat pasar uang memprediksi kondisi ini akan terus membaik dan stabil hingga akhir tahun. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya