Berita

Rahmah Hasjim Adnan/net

Hukum

SUAP HAKIM

KPK, Segera Perjelas Keterlibatan Surya Paloh!

RABU, 07 OKTOBER 2015 | 16:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrat meminta Komisi Pemberantasan Korupsi segera memperjelas keterlibatan petinggi Partai Nasdem dalam kasus suap hakim PTUN Medan yang menyeret Gubernur Sumatra Utara, Gatot Pujo Nugroho.

Pentolan Partai Nasdem yang disebut-sebut terlibat diantaranya Ketua Umum Surya Paloh dan Sekjen Patrice Rio Capella.

"KPK harus segera menindaklanjuti dan mengungkap sejauh mana keterlibatan nama- nama tersebut. Hal ini penting agar tidak menjadi rumor politik," ujar Ketua Biro Departemen KPK Partai Demokrat, Rahmah Hasjim Adnan, kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Rabu, 7/10).


Di lain hal Rahman mengingatkan agar Surya Paloh dan Patrice Rio Capella untuk tidak khawatir dengan pemeriksaan penyidik KPK. Percepatan pemeriksaan malah bisa menjadi bentuk klarifikasi keduanya jika memang tidak terlibat.

"Sebaiknya pihak-pihak lain juga tidak menjadikan hal ini sebagai alat pukul politik," imbau Rahmah.

Lebih lanjut Rahmah mengatakan independensi KPK diuji dalam pengusutan kasus ini karena melibatkan nama-nama dari partai pendukung penguasa. KPK harus membuktikan diri bebas dari intervensi pihak manapun.

"Jika memang ada keterlibatan semestinya segera ada proses. Tapi jika memang bersih, tidak ada kaitan dengan kasus, segera bersihkan namanya dari ruang publik," tukas Rahmah.

Nama Surya Paloh dan Patrice Rio disebut dalam BAP tersangka M Yagari Bhastara alias Gerry. Keterlibatan keduanya disebut-sebut bermula dari pertemuan di Kantor DPP Partai Nasdem pada minggu ketiga Mei 2015 lalu.

Tersangka Evy Susanti mengakui setelah pertemuan tersebut tak ada lagi pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung dengan status Gatot Pujo yang juga suaminya sebagai tersangka kasus korupsi dana bantuan sosial.

Selain Surya Paloh dan gubernur Gatot, pertemuan dihadiri Wakil Gubernur Tengku Erry yang juga ketua DPD Nasdem Sumut dan OC Kaligis selaku Ketua Ketua Mahkamah Partai Nasdem.

Kasus ini bermula laporan Bahar, orang dekat Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry atas dugaan korupsi bansos Pemprov Sumut ke Kejagung. Saat panggilan datang untuk Kabiro Keuangan Pemprov Sumut Ahmad Fuad Lubis, surat itu menyatakan Gatot sudah menjadi tersangka.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya