Berita

Lea Seydoux/net

Blitz

Lea Seydoux, Bukan Gadis Bond Murahan

RABU, 07 OKTOBER 2015 | 09:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Para penggemar James Bond agaknya tak sabar menunggu satu bulan ke depan untuk menyaksikan seri ke-24 kisah agen rahasia 007: Spectre, yang siap tayang di bioskop pada awal November.

Apalagi film yang dibintangi Daniel Craig ini juga melibatkan banyak artis cantik sebagai Bond girl. Salah satunya, Lea Seydoux sebagai Madeleine Swann.

"Saya tak peduli karakter klise Bond girl. Tapi Madeleine memang berbeda," kata Seydoux kepa­da Vogue Inggris. "Pilihan untuk menetapkan saya sebagai Bond girl adalah sebuah pernyataan."


Tanpa merinci lebih jauh, artis Perancis yang menjadi sampul majalah Vogue Inggris edisi November 2015 ini meyakini dirinya bukan lah tipikal gadis Bond.

Saat dicecar Screen Rant, beberapa waktu lalu, Seydoux tak juga memberikan jawaban pasti soal karakter Swann. Ia memastikan, karakter Swann terbilang kompleks.

"Madeleine gadis yang baik," kata Seydoux sembari tertawa. "Dia baik, tapi menurut saya, ada hal yang lebih menarik ketimbang sekadar baik atau buruk. Ia memiliki karakter kompleks."

Seydoux meminta penonton melihat sendiri aksinya sebagai Swann di Spectre untuk mem­buktikan karakter kali ini memang berbeda dibanding gadis Bond sebelumnya.

Dara berambut pirang ini merasa dirinya bu­kan gadis Bond tipikal "femme fatal." Kali ini, karakternya memang tak terlalu cantik, namun memiliki sisi yang lebih positif.

Sebelum menjejakkan kakinya di Hollywood, perempuan bernama asli Lea Helene Seydoux-Fornier de Clausonne ini telah malang melintang di ranah sinema Perancis.

Seydoux lahir dari keluarga sineas. Kakeknya, Jerome Seydoux, adalah petinggi Pathe Films, dan paman buyutnya, Nicolas Seydoux, adalah petinggi Gaumont Film Company.

Ibunya sendiri Valerie Schlumberger, adalah mantan artis, dan ayahnya, Henri Seydoux, adalah pendiri Parrot, perusahaan teknologi di Prancis. Setelah membintangi The Last Mis­tress (2007) dan On War (2008), ia beroleh nomi­nasi Cesar Award pertamanya untuk aktingnya di film The Beautiful Person (2008). ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya