Berita

Polisi Curigai Orang Dekat Pembunuh Fauziah

SELASA, 06 OKTOBER 2015 | 08:21 WIB

Polisi mulai mencurigai salah seorang saksi sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap bocah perempuan berusia sembilan tahun, Putri Nur Fauziah.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Khoiri mengatakan, sejauh ini, satu-satunya alat bukti yang kuat dalam dugaan kasus pemerkosaan dan pembunuhan hanya CCTV milik sebuah gudang yang jaraknya 500 meter dari lokasi penemuan jasad PNF.

Dalam rekaman itu, terlihat jelas seorang pria kisaran umur 30-40 tahun mengendarai sepeda motor tengah membawa kardus besar yang diduga merupakan jasad Fauziah.
Meski demikian, temuan itu tidak lantas membuat polisi langsung menuduh pria misterius dimaksud sebagai pembunuh,

Meski demikian, temuan itu tidak lantas membuat polisi langsung menuduh pria misterius dimaksud sebagai pembunuh,

"Memang hanya dia yang terlihat membawa kardus, tapi itu bukan berarti dia pelakunya, kami masih telusuri hal itu," kata Khori, dikutip dari RMOLJakarta.Com.

Melihat dari olah TKP dan sejumlah bukti yang ada di lokasi, Khori meyakini pembunuh Fauziah orang dekat yang sudah kenal dengan korban. Sementara untuk keterangan saksi lain, yang merupakan tetangga korban, yakni A, polisi masih mendalaminya.

Kuat kemungkinan A terlibat, lantaran hubungan bersangkutan terkenal dekat dengan anak-anak sekitar.

"Kami memeriksanya karena penelusuran K-9 ke arah rumah A. Lalu kami kerucutkan dengan kehidupan sehari-hari remaja ini dengan anak-anak sekitar," tegas Khoiri.

Indikasi mengenai pelaku masih berada dalam lingkungan dekat korban semakin dikuatkan dengan penggunaan kardus air mineral merek Sanqua yang diketahui merupakan satu-satunya jenis Air mineral yang beredar di lingkungan tinggal rumah korban.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya