Berita

aboebakar/net

Perusahaan dan Orang yang Membakar Hutan Tak Boleh Ditolerir!

SENIN, 05 OKTOBER 2015 | 10:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pelaku pembakar hutan adalah mereka-mereka yang sama sekali tidak mencintai Tanah Air. Dan tahun ini, kebakaran hutan bisa tercatat dalam rekor sebagai yang terparah dalam sejarah.

"Lebih memprihatinkan lagi sebagian persoalan kebakaran ini disebabkan oleh ulah tangan manusia, bukan faktor alam," kata anggota Komisi III, Aboebakar Alhabsyi, saat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di G-sign Hotel, Banjarmasin.

Aboebakar mengingatkan, ada banyak dampak negatif yang ditimbulkan asap yang kini menyebar di sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan. Di antara dampak itu adalah dampak ekonomis, kesehatan hingga pendidikan.


Karena asap, urai Aboebakar, maskapai Garuda membatalkan 460 jadwal penerbangan. Bahkan, ada 59 penerbangan di Pekanbaru yang dibatalkan, di Kalimantan ada 33 penerbangan dan pula 13 penerbangan di Banjarmasin, coba hitung berapa kerugian materiil yang diakibatkan oleh asap tersebut.

"Karenanya apabila ada pihak pihak yang dengan sengaja membakar lahan atau hutan dengan alasan efisiensi, ini tidak dapat ditolelir. Itu adalah sikap egois, ingin menguntungkan diri sendiri, dan tidak cinta terhadap tanah air," kata Aboebakar

Aboebakar pun mendukung apa yang sudah dikerjakan polri. Saat kemarin rapat dengan Komisi III dilaporkan telah diperiksa 57 perusahaan yang diduga terlibat dalam pembakaran lahan tersebut. Selain itu ada setidaknya 120 tersangka yang telah diperiksa oleh pihak kepolisan.

"Saya mendorong agar proses hukum ini terus ditingkatkan, agar tidak diulangi lagi hal yang serupa ditahun depan," demikian Aboebakar. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya