Berita

ilustrasi/net

HUT TNI

Daripada Unjuk Gigi Tak Berarti, Lebik Baik TNI Padamkan Titik Api

SENIN, 05 OKTOBER 2015 | 08:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) benar-benar tidak peka. Hari ini, 5 Oktober 2015, TNI akan merayakan ulang tahun dengan kekuataan yang cukup besar. Tentu saja, butuh anggaran besar juga untuk menggelar peringatan ini.

"Daripada unjuk kekuatan yang tak berdampak apa-apa, bahkan untuk sekedar efek deteren sekalipun, lebih baik TNI kerahkan pasukan untuk memadamkan titik api. Ingat sudah banyak korban karena asap," kata Wasekjen Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), Husin Abdullah, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Senin, 5/10).

Bila TNI berhasil memadakan titip api di Sumatera dan Kalimantan, lanjut Husain, maka efek deteren juga akan terasa seketika dan negara-negara lain akan memperhitungkan kekuataan TNI. Namun bila ternyata TNI tidak serius mengurus masalah asap, maka negara lain justru tidak akan terlalu menganggapnya.


"Negara lain akan mengira, TNI tak perlu ditakutkan karena tak punya sense of crisis untuk kepentingan negara dan rakayatnya. Ini justru memilukan," ungkap Husin, yang juga Ketua Harian Ikatan Pemuda Alumni Lemhanas Angkatan IV.

Sejak awal, Husin juga mengingatkan unjuk kekuatan ini memang perlu untuk menciptakan efek deteren. Namun yang harus lebih diperhatikan saat ini, pertempuran yang nyata dan di depan mata adalah peperangan ekonomi. Saat ini, kondisi ekonomi benar-benar melemah, dengan nilai tukar rupiah yang terpuruk.

"Unjuk kekuatan fisik di tengah ekonomi yang goyah dan terancam ambruk akan menjadi bahan lelucon. Apalagi lagi trends sekarang, yang terjadi adalah proxy war. Ini yang harus disiasati," ungkap Husain

Hari ini, TNI akan unjuk kekuatan. Akan ada  8 Pesawat Hely EC 120, 5 Hely Nas 332/SA 330, 3 Pesawat angkut CN 235, 6 Pesawat CN 295, 2 Pesawat Cessna 172, 10 C-130 Hercules, 4 Pesawat Boing-737 200/400 dan 4 Pesawat EMB 314. Selain itu, 12 Pesawat Tempur T-50i, 10 pesawat Hawk 100/200, 12 Pesawat F-16, 9 Pesawat Sukhoi SU-27/30, 6 Pesawat KT 1B Wong Bee,16 Pesawat Latih Grob G 120 TP, 2 Pesawat UAV, 2 Pesawat Trike, dan 10 Paramotor.

Selain TNI AU, TNI AD yang akan tampil sebagai back ground upacara yakni mengerahkan 6 Tank Scorpion, 4 Tank Marder, 4 Panser Tarantula dan 1 Radar Giraffe. Untuk Demo ALutsista, TNI AD akan mengerahkan 1 Pesawat Fennec, 4 Pesawat Hely MI 35 P, 1 Pesawat Hely MI 17 VS, 12 Pesawat Hely Bell 412, 3 Pesawat Hely Bell, 2 Pesawat Hely BO 105 dan 1 Pesawat EC 120.

Sedangkan TNI AL, mengerahkan 4 Tank BMP 3 F, 3 Tank LVT 7, 3 Roket RM 70 Grad dan 2 Howitzer LG 1 MK 2. Sementara TNI AU mengerahkan 2 Ransus Smart Hunter, 2 Truk Mercy Target, Drone dan Rudal QW3 TNI AL juga memastikan utuk mengerahkan Fly Pass 1 Pesawat Dolphin HR 3601, 3 CN 235, 6 Cassa NC 212, 2 Cassa Patmar, 6 Bonansa, 4 Bell 412 dan 4 BO 105. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya