Berita

jokowi/net

Hukum

Jokowi Pertimbangkan SP3 untuk Bambang Widjojanto

MINGGU, 04 OKTOBER 2015 | 16:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebanyak 40 akademisi mengirim surat yang berisi rekomendasi tentang pendapat hukum atas perlunya Presiden Jokowi meminta Kejaksaan Agung mengeluarkan SP3 untuk kasus pimpinan KPK non aktif Bambang Widjojanto.

Apa tanggapan Jokowi?

"Masukan yang baik, nanti saya pertimbangkan," kata Jokowi seperti dilansir di laman Setkab.go.id, Minggu (4/10).


Sebelumnya,  puluhan akademisi bidang hukum dan nonhukum menyimpulkan bahwa secara hukum tidak cukup alasan untuk melanjutkan pemeriksaan perkara Bambang Widjajanto hingga ke pengadilan. Menurut mereka banyak pelanggaran atas hukum acara dan peraturan perundangan dalam proses penetapan tersangka dan penanganan perkaranya.

Bambang ditangkap Bareskrim Mabes Polri pada 23 Januari 2015 terkait kasus dugaan keterangan palsu terkait penanganan sengketa pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Ia ditangkap didepan anaknya yang masih kecil saat mengantarnya ke sekolah.

Bambang telah disangka melakukan tindak pidana Pasal 242 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 jo Pasal 55 ayat (1) ke 2 jo Pasal 56 KUHP dan atau Pasal 266 ayat (1) KUHP. [dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya