Berita

fuad bawazier/net

Bisnis

Ekonom Senior Ini Hakul Yakin Angka Kemiskinan Tembus Jutaan

MINGGU, 04 OKTOBER 2015 | 15:36 WIB | LAPORAN:

Ekonom senior Fuad Bawazier mengimbau pemerintahan Presiden Joko WIdodo untuk tidak mengandalkan kebijakan luar negeri dalam mengatasi keterpurukan ekonomi Indonesia.

"Masalah perekonomian itu adalah perekonomian rakyat yang lagi berat, bagaimana cara mengatasinya jangan terlalu mengandalkan luar negeri," kata Fuad dalam diskusi Forum Senator untuk Rakyat 'Paket Ekonomi Nendang Apa' di Resto Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (4/10).

Ia menambahkan, apalagi saat ini angka pengangguran dan kemiskinan sudah semakin bertambah.


"Jadi dalam satu tahun ini pemerintahan baru ini sudah menambah angka kemiskinan yang saya hakul yakin sudah mencapai angka jutaan," paparnya.

"Karena sampai dengan Maret 2014, angka kemiskinan itu sudah naik menjadi 860 ribu, tentu sekarang sudah tambah 6 bulan sudah tambah banyak lagi, karena PHK kan sudah semakin luas, pengangguran juga begitu," jelasnya.

Menurutnya, angka PHK yang selama digembar-gemborkan pemerintah hanya ratusan ribu karena pemerintah hanya melihatnya dari data Departemen Tenaga Kerja. Pemerintah tidak menghitung seberapa banyak masyarakat Indonesia yang kehilangan pekerjaannya di sektor informal akibat kondisi ekonomi yang semakin memburuk.

"Yang pedagang kaki lima yang informal yang kehilangan pekerjaan itu jumlahnya besar juga," pungkas Fuad.[rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya