Berita

net

Nusantara

Aviastar Tak Masalah Pesawatnya Diuji Terbang

SABTU, 03 OKTOBER 2015 | 03:20 WIB | LAPORAN:

Maskapai penerbangan Aviastar mengaku siap menjalani uji kelaikan pesawat bersama Kementerian Perhubungan.

Chief Pilot maskapai Aviastar Drajat Nan Setiadi mengatakan, pesawat Twin Otter yang dimiliki Aviastar saat ini berjumlah tujuh unit. Pesawat jenis ini termasuk yang hilang kontak dalam penerbangan Massamba-Makassar pada Jumat petang (2/10).

"Dalam satu hari pesawat jenis ini bisa terbang rata-rata lima sampai enam jam. Dan jika hari Minggu kami stop operasi untuk melakukan perawatan," bebernya di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.


General Manager Aviastar Slamet Supriyanto menambahkan, pesawat jenis Twin Otter tersebut layak terbang dan sebelumnya belum pernah ada laporan kerusakan.

Dia menjelaskan, pesawat berkapasitas 18 penumpang itu dibeli Aviastar dari Papua New Guinea dan telah disertifikasi Kemenhub pada Desember 2014. Pesawat pertama kali beroperasi pada pertengahan Januari 2015.

"Itu masih dinyatakan laik terbang," kata Slamet.

Sebelumnya di tempat sama, Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub melarang penerbangan untuk pesawat jenis Twin Otter di seluruh Indonesia. Kemenhub akan melakukan uji kelaikan terbang untuk semua pesawat Twin Otter yang beroperasi di Indonesia.

"Kami akan melarang dulu, untuk selanjutnya akan kami periksa apakah kondisinya laik terbang atau tidak," kata Dirjen Perhubungan Udara Suprasetyo. [wah]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya