Berita

Formula Satu (F1)/net

Olahraga

Jadwal Balapan F1 Musim Depan Maju

Dikeluhkan Konstruktor
JUMAT, 02 OKTOBER 2015 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

RMOL. Federasi Otomotif Internasional (FIA) melakukan perubahan jadwal pertandin­gan Formula Satu (F1) 2016. Balapan akan dimulai dua pekan lebih awal dari jadwal sebelumnya menyusul keluhan dari para konstruktor.

Awalnya, Grand Prix Australia akan dimulai pada 3 April 2016, namun jadwal berubah setelah adanya pertemuan World Motor Sport Council (WMSC), kemarin. Tim men­geluhkan jadwal yang dikom­presi yang disebabkan adanya upaya untuk memaksakan balapan dalam 21 seri.

Balapan di Melbourne musim depan akan berlangsung pada 20 Maret dan akan diakhiri dengan balapan di Abu Dhabi pada 27 November. Liburan musim panas selama 4 pekan juga telah diaktifkan setelah pertemuan, setelah kontruktor mengeluh perihal beban kerja mekanik mereka.


GP Australia akan diiku­ti oleh Bahrain, Cina, dan Rusia pada interval dua pekan. Sementara itu, GP Inggris di­jadwalkan berlangsung pada 10 Juli.

Selain jadwal terdapat reg­ulasi terbaru .WMSC juga melakukan beberapa peruba­han untuk menjamin kemanan driver bila mengalami kecela­kaan. Pada musim balapan 2016 nanti, bentuk kokpit akan diubah menjadi tinggi untuk melindungi tubuh pebalap.

Menyambut balapan musim depan bos McLaren-Honda, Yasuhisa Arai berencana me­nyiapkan mesin baru agar mendapatkan hasil maksimal seperti tim Ferrari tahun ini.

"Kami tertinggal di belakang dan kami mulai mempersiap­kan untuk musim depan, ter­masuk beberapa perubahan mesin, saya berharap kami bisa membuat langkah besar," ujar Arai dikutip Crash.

Selain mengganti mesin baru, tim McLaren juga menggandeng sponsor baru dalam menyambut musim F1 2016. Perusahaan minuman anggur, Chandon se­cara resmi diumumkan sebagai sponsor baru. Sponsor tersebut nantinya akan menempel di bagian belakang roda depan dan dinilai cukup strategis dilihat apabila sedang melaju di sirkuit. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya