Berita

Serena Williams/net

Olahraga

Giliran Kvitova Ditumpas Vinci

Setelah Serena Williams
JUMAT, 02 OKTOBER 2015 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Roberta Vinci petenis per­tama yang lolos ke semifinal Wuhan terbuka 2015 usai men­jungkalkan unggulan ketiga Petra Kvitova, kemarin. Prestasi petenis Italia itu membuatnya semakin diperhitungkan.

Keberhasilan Vinci menying­kirkan Kvitova yang berada di peringkat empat dunia itu menjadi rangkaian kesuksesan di pengu­jung tahun ini. Sebelumnya, di AS Terbuka, Vinci yang masih berada di posisi 19 dunia juga membuat kejutan setelah mengubur mimpi Serena meraih semua gelar grand slam.

Vinci hanya mendapatkan perlawanan di set pertama. Namun itu tidak berlaku di set kedua dan Vinci memenangkan laga dengan skor akhir 7-6(2), 6-3.


"Saya ke semifinal. Senang sekali rasanya," kata Vinci dikutip laman resmi WTA.

Di semifinal, Vinci akan menghadapi petenis Republik Ceko Karolina Pliskova sukses menundukkan Elina Svitolina 2-6, 6-4, 6-4.

"Ini akan menjadi laga berat lainnya. Karolina bermain sangat bagus dan datar," ujar Vinci.

Di laga lainnya, Johanna Konta berhasil memenangkan tiket perempat final setelah mengalahkan petenis peringkat dua dunia Simona Halep.

Tampil di babak ketiga, Konta berhasil mengakhiri perlawanan unggulan pertama itu dengan skor 6-3, 3-6, 7-5 saat tampil di lapangan keras, Optics Valley International Tennis Center di kota Wuhan, China.

Hasil ini membawa rekor baru bagi Konta. Dia berhasil mengimbangi rekor pertemuan­nya dengan Halep menjadi 1-1. Selain itu dia menjadi wanita Inggris pertama yang mengalah­kan petenis nomor dua dunia sejak Sue Barker mengalahkan Tracy Austin (Amerika Serikat) pada tahun 1981.

Di babak semifinal, Konta akan berhadapan dengan Venus Williams yang baru menggenap­kan 700 kemenangan sepanjang karier.

Bila Konta berhasil meme­nangkan Wuhan Terbuka 2015, Konta akan menggeser Heather Watson sebagai petenis putri terbaik di Inggris. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya