Berita

Olahraga

BODF Berharap 'Arbi Bersaudara' Jadi Virus Positif

JUMAT, 02 OKTOBER 2015 | 09:43 WIB | LAPORAN:

Tiga legenda bulutangkis Indonesia yang juga alumni Djarum-kakak-beradik kembali membuat decak kagum pecandu bulutangkis internasional setelah para legendaris itu keluar sebagai juara pada ajang BWF World Senior Championships 2015 di Helsingborg, Swedia, Sabtu (26/9) lalu.

Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation (BODF), Yoppy Rosimin mengatakan, pihaknya memberikan penghargaan sebagai apresiasi BODF kepada Hastomo Arbi, Hariyanto Arbi serta rekannya, Simbarsono Sutanto yang berprestasi meskipun mereka tidak aktif lagi sebagai atlet.

Lebih lanjut Yoppy Rosimin menuturkan bahwa BODF menaruh harapan kepada para alumni Djarum untuk terus mengukir prestasi di kancah bulutangkis internasional.


"Hal ini bisa menjadi virus positif dan tantangan bagi atlet-atlet muda kita untuk menunjukkan prestasi mereka," kata Yoppy dalam jumpa pers di Jakarta.

Pada kejuaraan BWF World Senior Championships 2015, Indonesia meraih empat gelar. Yaitu, gelar pertama diraih Hastomo Arbi turun di nomor Tunggal Putra usia 55 setelah mengalahkan Jack Keith Priestman dari Kananda dua set langsung, 21-11, 21-13.

Disusul adiknya, Hariyanto Arbi. Kali ini Hariyanto Arbi turun di Ganda Putra usia 40 berpasangan dengan Trikus Harjanto keluar sebagai jauara setelah menungguli pasangan Denmark, Peter Rasmussen/Thomas Atavngaard, 21-19, 21-17.

Hal yang sama dialami Simbarsono Sutanto yang berpasangan dengan Uun Setiawan Santoso. Ganda Putra usia 55 berhasil mengalahkan pasangan Thailand Triong Limsakul/Attakom Maensamut dengan skor 21-18, 21-12.

Terakhir, lengkaplah gelar yang diraih Indonesia ketika Flandy Limpele yang berpasangan dengan Tony Gunawan mampu membuktikan keunggulannya setelah menang muda atas lawannya dari Thailand Nauenart Chuaymak/Apichai Thiraratsakul dengan skor, 21-13, 21-9.[wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya