Berita

jokowi/net

Jokowi Tak Peka HUT TNI Digelar Besar-besaran di Saat Krisis

JUMAT, 02 OKTOBER 2015 | 07:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Peringatan Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-70 tahun 2015 akan dilaksanakan di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Provinsi Banten pada Senin mendatang (5/10).

Upacara peringataan akan dipimpin langsung Presiden Joko Widodo. Dalam kesempatan ini, Jokowi juga direncanakan akan menghadiri parade yang disertai dengan pertunjukan kekuatan Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Selain demontrasi pertempuran, peringatan HUT TNI kali ini juga akan digelar besar-besaran dengan menampilkan defile sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) terbaru milik militer Indonesia. Pada perayaan itu, akan ada 5.700 personil TNI yang terlibat.


Menurut Wasekjen Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), Husin Abdullah, unjuk kekuatan ini memang perlu untuk menciptakan efek deteren. Namun yang harus lebih diperhatikan saat ini, pertempuran yang nyata dan di depan mata adalah peperangan ekonomi. Saat ini, kondisi ekonomi benar-benar melemah, dengan nilai tukar rupiah yang terpuruk.

"Unjuk kekuatan fisik di tengah ekonomi yang goyah dan terancam ambruk akan menjadi bahan lelucon. Apalagi lagi trends sekarang, yang terjadi adalah proxy war. Ini yang harus disiasati," ungkap Husain kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 1/10).

Hal lain yang harus menjadi perhatian Jokowi, lanjut Husin, adalah kondisi rakyat yang sedang susah. Di tengah krisis, butuh perhatian lebih kepada rakyat selain membuat terobosan-terobosan ekonomi yang realistis dan tentu saja mengutamakan kepentingan rakyat.

"Jokowi tidak peka HUT TNI besaran-besaran saat krisis terjadi," demikian Husin, yang juga Ketua Harian Ikatan Pemuda Alumni Lemhanas Angkatan IV. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya