imam nahrowi/humas Kemenpora
Menpora Imam Nahrawi menargetkan persoalan persepakbolaan nasioal selesai pada Maret 2016. Pemerintah pun menyambut baik kedatangan utusan FIFA yang akan datang ke Indonesia.
Ada beberapa hal yang disampaikan kepada utusan organisasi sepakbola internasional tersebut.
"Di situ kami akan menyampaikan semua masalah dan kondisi sepakbola Indonesia," ujar Menpora saat membuka acara Forum Badan Kordinasi Kehumasan (Bakohumas) Pemerintah di Ballroom Merica, Hotel Peninsula, Jakarta, Kamis (1/10) pagi.
Tidak hanya persoalan sepakbola, Menpora jmenegaskan bahwa persoalan yang dihadapi beberapa organisasi olahraga lainnya juga segera diselesaikan.
"Termasuk juga masalah yang baru muncul yakni adanya kondisi tidak harmonis antara KOI dan PB induk cabang olahraga sebagai anggotanya. Saya minta mereka agar menyelesaikan dengan musyawarah," tegas Cak Imam yang didampingi Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Gatot Dewa Broto, Kepala Biro Hukum, Humas dan Kepegawaian Djunaedi, dan Kabag Humas Samsudin.
Menpora pun menyampaikan terima kasih kepada peserta Forum Bakohumas pemerintah yang sudah hadir pada acara yang strategis tersebut.
"Saya harap ini tidak hanya menjadi forum pertemuan rutin, namun pemerintah harus tegas dalam menyampaikan informasi kepada publik. Isu kepemudaan saya harap bisa di tonjolkan atau diberikan solusi untuk bisa berkembang dan bulan Januari nanti logo Asian Games 2018 harus menjadi publikasi utama yang harus disampaikan kepada masyarakat, dan ini tugas kita semua," kata politisi muda PKB ini.
Menteri asal Madura, Jawa Timur ini juga menekankan pentingnya informasi yang keluar dan bisa diterima masyarakat. Kemenpora, imbuh Menpora, saat ini fokus untuk menyampaikan informasi mengenai kepemudaan dan keolahragaan dan itu harus bisa dipertanggungjawabkan dengan baik, termasuk informasi mengenai perkembangan sepakbola Indonesia.
"Dari forum ini kita harapkan bisa melahirkan ide-ide atau solusi bagaiaman mencipatakan peran kehumasan yang lebih baik dan berkembang," kata Gato, menambahkan.
[wid]