Berita

Olahraga

Kejurnas Ajang Pemanasan 20 Atlet Pelatnas Prima

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 09:46 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 15 Pengurus Provinsi (Pengprov) Ski Air dan Wakeboard Indonesia bersaing dalam Kejurnas 2015 dan babak Kualifikasi PON XIX/2016.

Ajang Kejurnas tersebut juga dimanfaatkan oleh sekitar 20 atlet pelatnas prima untuk dijadikan sebagai ajang pemanasan sebelum tampil di SEA Games Malaysia dan Asian Games.

15 Pengprov yang mengikuti kejurnas  tersebut di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Sumatera Selatan, Maluku, Papua dan Riau.


Kejurnas  yang berlangsung di Danau Sunter, Jalan Sunter Raya Jakarta Utara itu dimulai pada Rabu (30/9) hingga 4 Oktober mendatang yang mempertandingkan empat nomor yakni, wakeboard (putra/putri/tim), slalom, trick and jumping, dan overall.

"Ajang kejurnas dan kualifikasi ini sebagai ajang monitoring atlet non Pelatnas yang akan diusulkan masuk dalam persiapan SEA Games Malaysia dan Asian Games," kata Pelatih Kepala tim Ski Air Indonesia, Rusdi Amir di Jakarta.

Rusdi menyatakan, meskipun atlet Pelatnas yang telah terdaftar sekitar 20 atlet, namun tidak menutup kemungkinan hasil kejuaraan ini akan menambah lagi kuotanya.

"Mungkin ada dua atau tiga tambahan atlet dari ajang ini untuk diusulkan masuk Program Prima. Kira-kira ada peluang akan kita masukan," ujarnya

Dengan menggunakan wasit asing dari Korea, Jepang, Australia dan Selandia Baru, Rusdi memprediksi akan terjadi persaingan ketat para atlet Prima yang membela daerahnya masing-masing.

"Kami telah menetapkan kuota sebanyak 82 atlet dari 15 Provinsi yang lolos di ajang PON Jawa Barat 2016,” tukasnya.

Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) adalah salah satu cabang yang sukses mendulang keping emas untuk kontingen Indonesia dengan meraih empat medali emas. Salah satunya melalui Febrianto yang turun di nomor trik putra.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya