Berita

Maria Sharapova/net

Olahraga

Cedera, Sharapova Nyerah di Wuhan

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 09:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Maria Sharapova memilih mengalah dari Barbora Strycova di ajang Wuhan Terbuka 2015, kemarin. Petenis cantik asal Rusia itu mundur lantaran lengan kirinya cidera.

Masha, julukan Maria Sharapova gagal melanjutkan pertandingan di set ketiga. Petenis unggulan ketiga itu memang baru kembali men­gayuh raketnya setelah absen di beberapa turna­men besar termasuk AS Terbuka. Sharapova mencoba peruntungan di Negeri Tirai Bambu.

Namun, aksi ciamiknya tak bisa dipertunju­kan sampai tuntas setelah dia menyatakan tak bisa melanjutkan pertandingan di set kedua saat kedudukan 1-2.


Meski Strycova bukan pemain unggulan, na­mun petenis asal Republik Ceko bisa memberi­kan perlawanan ketat. Terbukti di set pertama Sharapova diajak bermain tie break dan terulang di set kedua.

Dengan kondisi yang belum pulih seratus persen dari cedera kakinya, Sharapova akhirnya angkat tangan, tanda tak bisa menyelesaikan duel dengan skor lengkap 6-7 (1/7), 7-6 (7/4), 1-2.

"Saya merasa sakit di lengan kiri. Ini baru saja saya rasakan dan lebih buruk lagi kalau saya melanjutkan. Saya tidak ingat kapan terakhir kali saya mengalaminya. Ini bukan sesuatu yang bagus," kata Sharapova diku­tip Reuters, kemarin.

Dengan kondisi seperti itu kemampuan Sharapova dipertanyakan. Pasalnya, tahun ini hanya menyisakan China Terbuka se­bagai turnamen besar sebelum WTA Final yang akan berlangsung di Singapura.

Sejumlah turnamen besar sudah dilewat­kannya, seperti di Toronto dan Cincinnati Masters. Saat itu dia sengaja melewatkan dua turnamen tersebut dengan tujuan bisa berlaga di AS Terbuka. Tapi nyatanya, dia batal berlaga setelah mengalami gangguan di kaki kanannya.

Itu artinya petenis jelita asal Rusia itu tidak lagi berlaga setelah takluk di tan­gan Serena Williams di semifinal Wimbledon, Juli lalu.

"Singapura dan Piala Federasi adalah prioritas besar saya. Tapi saya tidak tahu seberapa lama untuk memulihkan kondisi. Jadi saya akan berikan jawaban pekan depan."

Strycova menyayangkan mundurnya Sharapova. "Tidak selalu mudah melawan Sharapova, sebab dia bermain panjang dan sangat penuh kekuatan. Sayang Sharapova tidak bisa menyelesaikan pertandingan yang luar biasa ini," kata Strycova. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Purbaya Soal THR Swasta Kena Pajak: Protes ke Bos Jangan ke Pemerintah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:35

Immoderma Clinic Hadirkan Remee Pro, Teknologi Baru Injector Skinbooster

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:28

Keterlibatan di BoP, Indonesia Jangan Terjebak Langgam Donald Trump

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:54

Ketika Risiko Bisnis Dipidanakan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:19

Digelar di Palu, Muswil DPW PPP Sulteng Lancar dan Sesuai Konstitusi

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:35

Komisi I DPR: Pemerintah Harus Konsisten Jalankan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:13

Maskapai Saudia Mulai Buka Penerbangan Tujuan Dubai

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:59

Perempuan Bangsa Soroti Keselamatan Anak dan Lansia Saat Mudik

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:44

Purbaya Sudah Cairkan THR Pensiunan Rp11,4 Triliun, ASN Pusat Baru Rp3 Triliun

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:26

Pendapatan PGAS Naik Jadi 3,98 Miliar Dolar AS di 2025

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:07

Selengkapnya