Berita

rita subowo/net

Olahraga

Rita Bantah Ubah AD/ART Untuk Pimpin KOI Lagi

SELASA, 29 SEPTEMBER 2015 | 08:42 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo membantah Rapat Anggota Istimewa dan Kongres Istimewa Komite Olimpiade Indonesia untuk mengubah AD/ART terkait masa jabatan kepemimpinan.

"Jadi sama sekali agenda Rapat Anggota Istimewa itu bukan untuk mengubah AD/ART soal perpanjangan masa jabatan saya. Tapi, di antaranya adalah merevisi AD/ART mengenai syarat cabang olahraga baru menjadi anggota yang minimal harus 10 Pengrov. Padahal, kami tahu mereka kesulitan mengembangkan olahraga ini di daerah dan menggelar kejurnas,” ungkapnya di kantor KOI, Jakarta, Senin malam (28/9).

Rita mengklaim kalau perubahan AD/ART perlu dilakukan karena syarat untuk menjadi anggota KOI saat ini terbilang sulit. Calon anggota harus punya 10 pengprov serta harus bisa melaksanakan kejuaraan nasional maupun internasional.


"Ini kan ada sembilan cabor yang akan masuk menjadi anggota KOI. Dengan persyaratan harus punya 10 pengprov, harus bisa melaksanakan kejuaraan nasional maupun internasional karena itu merupakan amanah rapat anggota 2013-2014. Tetapi ini kan dinilai berat makanya rencananya memang kami ingin merubah AD/ART untuk memudahkan anggota ini. Terlebih sembilan cabor ini adalah cabor olimpik," Rita menjelaskan.

Ia berharap agar cabang olahraga yang menjadi anggotanya tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masa sulit seperti sekarang ini.

Kami akui kesalahan terlambat mengirimkan SK termasuk pembentukan tim penjaringan kepada cabor yang menjadi anggota kami. Mulai hari ini semuanya sudah kami kirim,” kata Rita.

Ia juga mengatakan, permasalahan judul Rapat Anggota Istimewa yang diprotes sebagian anggota adalah untuk menerima sembilan cabang olahraga Olimpiade, seperti Hand Ball, Rugby, Jetski, Triathlon/ Penthatlon, kriket, Kabbadi, Woodball, Atlet Olympian, Petanque yang selama ini memiliki anggota yang jumlahnya di bawah ketetapan AD/ART minimal 10 Pengrov akan direvisi dalam rapat kali ini.

Karena rapat penuh hujan interupsi, saya tutup dengan tanpa menghasilkan keputusan apapun,” kata dia.

Lebih lanjut, Rita mengatakan pihaknya telah membentuk tim penjaringan yang terdiri dari satu perwakilan dari KOI, perwakilan cabang terukur, beladiri, permainan, dan akurasi.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya