Berita

ilustrasi/net

Dunia

Kepada Iran, Arab Sebut Tragedi Mina Bukan Permainan Politik

SENIN, 28 SEPTEMBER 2015 | 12:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemberitaan dan komentar pedas dari pemerintah Iran atas tragedi Mina mendapat tanggapan dari pemerintah Arab Saudi.

Tanggapan itu bahkan disampaikan secara langsung oleh Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al Jubeir dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York.

Adel al Jubeir meminta pemerintah Iran untuk tidak mengeksploitasi tragedi Mina demi kepentingan politik. Ia juga meminta Iran untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan dari otoritas Arab.


"Ini bukan situasi untuk bermain politik,. Saya harap pemimpin Iran bisa lebih peka dan bijaksana dan menunggu hingga kita mengetahui hasil penyelidikan," ujarnya seperti dikutip Reuters (Senin, 28/9).

Sebelumnya, pemimpin Iran Ayatullah Ali Khameini menyebut bahwa tragedi Mina merupakan bentuk kesalaha pemerintah Arab.

Sementara Jaksa Agung Iran Ebrahim Raisi secara terang-terangan menyebut tragedi Mina sebagai kejahatan yang dilakukan otoritas Saudi terhadap para jemaah haji.

"Kami akan mendorong pengadilan internasional dan dunia internasional untuk mulai mengadili Saudi atas kejahatan mereka terhadap jemaah haji. Ini bukan ketidakmampuan, tapi ini sebuah kejahatan," tandasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya