Berita

Hukum

Pemeriksaan Sekjen Nasdem Menguatkan Kasus Gatot Politis

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2015 | 14:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Razman Arief Nasution, bekas pengacara Gubernur Sumatera Utara non aktif Gatot Pujo Nugroho, mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella.

Bagi Razman, pemeriksaan Patrice menguatkan dugaan bahwa kasus Gatot beraroma politik.

"Di awal dulu saya sudah menduga ada aroma politik. Intinya kalau memang sudah masuk ke ranah hukum, KPK patut mendalaminya," ujar dia kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Minggu, 27/9).


Razman mengatakan supaya kasusnya terang benderang KPK harus menjelaskan peran Patrice. Apakah Patrice diperiksa dalam peranannya terkait suap menyuap hakim PTUN, ataukah terkait interpelasi DPRD terhadap Gatot. Beredar kabar interpelasi tidak jadi digulirkan karena ada bagi-bagi uang kepada anggota DPRD.

"Supaya terang kasus, KPK mesti terapkan kesamaan di hadapan hukum," imbuhnya.

Apalagi, lanjut Razman, Gatot dan Evy sudah mengakui ada pertemuan yang terjadi dengan beberapa pengurus teras Partai Nadem beberapa waktu sebelum aksi penyuapan terjadi.. Disebut-sebut Patrice salah satu elit Nasdem hadir dalam pertemuan tersebut.

"Kalau pertemuan ini terkait perkara yang tengah diungkap KPK, maka dugaan saya ada aroma politik jadi benar adanya," tukas Razman. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya