Berita

ilustrasi

Tragedi Mina 2015 Terbesar Kedua dalam Sejarah, Inilah Daftarnya

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2015 | 20:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kepanikan yang berujung pada bencana di Jalan 204, Mina, sekitar 5 kilometer dari Mekkah, Kamis pagi (24/9) dapat dikatakan menjadi musibah musim haji terbesar kedua dalam sejarah.

Sejauh ini dilaporkan sebanyak 717 orang tewas, dan 800 lainnya mengalami luka-luka. Diperkirakan angka korban tewas akan terus bertambah.

Selain musibah di Mina ini, musibah juga terjadi beberapa hari lalu saat sebuah crane jatuh dan menewaskan 107 jemaah haji di luar Kabah.


Musibah paling besar pada musim haji sejauh ini terjadi di tahun 1990. Dalam kecelakaan yang terjadi di tahun itu sebanyak 1.426 jemaah haji tewas di terowongan Mina. Sebagian besar korban saat itu adalah jemaah haji dari Asia, terutama Indonesia dan Malaysia.

Musibah besar berikutnya selama penyelenggaraan ibadah haji terjadi di tahun 1987. Sebanyak 402 jemaah tewas di tengah bentrokan antara pasukan keamaan Arab Saudi dengan kelompok anti-Amerika Serikat dari Iran.

Di tahun 2006, sebanyak 364 jemaah haji tewas di jembatan Jamarat, Mina.

Sebelumnya, di tahun 1997, sebanyak 340 jemaah haji tewas saat angin topan melanda Mina dan menerbangkan tenda-tenda jemaah.

Tiga tahun sebelum itu, sebanyak 270 jemaah haji tewas dalam kepanikan di tengah prosesi melempar jumrah. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya