Berita

Jenson Button/net

Olahraga

Dipecat McLaren-Honda Button Pilih Pensiun

RABU, 23 SEPTEMBER 2015 | 09:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Driver McLaren-Honda, Jenson Button menyatakan siap segera mengakhiri kari­ernya dari dunia balap jet darat Formula 1. Dia akan mengumumkan keputusannya sebelum tampil di GP Jepang, akhir pekan ini.

Button memilih mundur sebab kontraknya tidak diper­panjang. Pembicaraan dengan bos McLaren, Ron Dennis be­berapa waktu lalu tanpa beru­jung kata sepakat. Posisinya semakin terbelakang karena ta­hun depan McLaren berencana menduetkan Fernando Alonso dengan Kevin Magnussen.

Musim ini, karier Button sangat buruk. Pebalap berusia 35 tahun itu tak pernah finis di posisi lima besar. Dalam 13 balapan yang sudah digelar, Button hanya bisa meraih enam poin, saat tampil di GP Monako dan GP Belgia.


Hasil tersebut sangat berto­lak belakang dengan kariernya beberapa tahun lalu. Pada 2009, pebalap kebangsaan Inggris ini jadi juara dunia bersama Brawn GP F1 Team. Padahal setahun sebelumnya Button yang masih mengen­darai mobil keluaran Honda Racing F1 Team hanya mampu finis di peringkat 18 dunia.

Button juga telah memenangi 15 balapan dari 278 penampi­lan. Catatan ini membuat dia sebagai pebalap paling berpen­galaman ketiga dalam sejarah Formula 1. Button tampil di F1 sejak 2000 dan membela McLaren sejak 2010.

Merosotnya karier Button terjadi sejak pindah ke tim Vodafone McLaren Mercedes. Meski sempat menjadi runner up pada 2011 lalu, Button se­lalu kesulitan bersaing dengan pebalap lain seperti Sebastian Vettel, Nico Rosberg dan Lewis Hamilton.

McLaren dikabarkan punya tiga pilihan saat ini, yaitu mem­pertahankan Button, kembali memakai Kevin Magnussen yang sekarang berstatus pebalap cadangan, atau mempromosikan pebalap tes Stoffel Vandoorne yang sekarang memimpin klase­men di ajang GP2.

Kalau sudah resmi McLaren tak lagi memakai jasanya, Button akan meninggalkan dunia F1. Dia tak tertarik den­gan kemungkinan bergabung dengan tim baru.

"Jika saya berada di F1, maka itu akan bersama tim ini. Saya punya masa-masa sulit dengan McLaren," kata Button. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya