Berita

Bisnis

Peneliti Beber Bukti Paket September 1 Belum Atasi Problem Ekonomi

RABU, 23 SEPTEMBER 2015 | 00:45 WIB | LAPORAN:

Perlu diwaspadai adanya penumpang gelap di dalam krisis yang terjadi di Indonesia saat ini.

Begitu dikatakan peneliti senior Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo dalam diskusi ‎kebangsaan bertema 'Memperkuat Nilai Kebangsaan dalam Mengantisipasi Dampak Krisis' di Gedung Joeang 45 Menteng Jakarta Pusat, Selasa (22/9).‎

"Krisis selalu ada penumpang gelap baik dari kekuatan politik dalam negeri maupun kepentingan luar negeri/asing," sambungnya.


‎Parahnya, di tengah krisis yang menimpa kalangan bawah ini para wakil rakyat di Senayan malah  mengusulkan kenaikan tunjangan.‎

"Mestinya para pengambil kebijakan ini mengutamakan kepentingan rakyat/umum. Ini jelas melukai hati rakyat jika mereka minta dinaikkan tunjangannya. Inilah mental negeri ini," jelasnya.

‎Lebih jauh, Karyono menilai kebijakan paket September pemerintahan Jokowi-JK belum maksimal mengatasi problem ekonomi yang dihadapi Indonesia. Faktanya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS makin naik.

‎"Sampai sekarang, khususnya untuk menekan dollar dan menguatkan mata uang rupiah juga belum mampu mengatasinya," beber dia.

‎Karenanya, Karyono menghimbau agar seluruh elemen masyarakat mengantisipasi dampak dari krisis ekonomi, mulai dari masalah PHK massal, gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga kenaikan angka kriminalitas. Selain itu, kata dia, krisis ekonomi juga berdampak pada krisis sosial dan politik.

‎"Nah biasanya, krisis ekonomi itu akan berdampak pada krisis sosial dan politik. Seperti pada tahun 98, akhirnya berdampak pada krisis sosial politik di bawah rezim Soeharto yang membawa tumbangnya rezim," tandasnya. [sam]‎

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya